Minum Air Putih Saat Bangun Tidur: Benarkah Harus Air Hangat?

Ilustrasi (Sumber: Detikhealth/Foto: Getty Images/iStockphoto/fizkes)

ads
ads

MAKASSAR, MENITNEWS.COM – Banyak orang percaya bahwa minum air hangat segera setelah bangun tidur adalah “ritual sakti” untuk membersihkan ginjal. Namun, bagaimana fakta medis sebenarnya?

Suhu Bukan Penentu, Volume Adalah Kunci

Dokter spesialis urologi konsultan, Prof. Dr. dr. Nur Rasyid, SpU(K) dari Siloam Hospitals Asri, menjelaskan bahwa kebiasaan ini memang baik, namun bukan karena faktor suhu airnya.

  • Fakta Medis: Saat air masuk ke dalam sistem tubuh, suhunya akan menyesuaikan dengan suhu internal tubuh kita.

  • Pesan Utama: “Mau hangat, dingin, atau suam-suam kuku, sebenarnya sama saja. Yang terpenting adalah volume air yang masuk agar tubuh tetap terhidrasi,” ujar Prof. Nur.

Mengapa Air Putih Sangat Penting bagi Ginjal?

Penelitian di Australia dan Kanada menunjukkan bahwa asupan cairan yang cukup membantu ginjal bekerja lebih efektif dalam membuang limbah tubuh. Hal ini secara signifikan menurunkan risiko penyakit ginjal kronis.

Panduan Konsumsi Air Harian:

Kondisi Kebutuhan Air (Per Hari)
Dewasa Sehat 1,5 – 2 Liter
Iklim Panas / Aktivitas Berat Lebih dari 2 Liter
Penderita Batu Ginjal ± 3 Liter (Target urine 2,5 Liter)
Penyakit Ginjal Stadium Akhir Membutuhkan pembatasan (konsultasi dokter)

Cara Mengecek Apakah Hidrasi Anda Sudah Cukup

Anda tidak perlu alat canggih untuk memantau kecukupan air. Cukup perhatikan tanda-tanda alami tubuh berikut:

  1. Warna Urine: Berwarna kuning pucat atau hampir bening.

  2. Frekuensi: Buang air kecil sebanyak 6 hingga 8 kali sehari.

  3. Kondisi Fisik: * Jarang merasa haus.

    • Tidak mudah merasa lelah atau pusing.

Catatan: Menjaga kesehatan ginjal dimulai dari langkah sederhana: pastikan gelas Anda selalu terisi dan diminum secara berkala sepanjang hari. (*)

Comment