MENITNEWS.COM, BONE — Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M, menginstruksikan pembentukan Kios Pangan Tripika hingga ke Tingkat Kecamatan, Desa, dan Kelurahan sebagai langkah mempermudah akses masyarakat terhadap bahan pokok selama bulan Ramadan 1447 Hijriah.
Instruksi tersebut mencakup penempatan booth atau gerai di setiap kios dengan menyediakan berbagai komoditas penting seperti beras SPHP, gula pasir, minyak goreng, serta bahan pokok lainnya
Seluruh bahan pangan tersebut akan dititipkan dan dikelola secara bergantian oleh staf yang ditunjuk, bekerja sama dengan Perum Bulog dan pemerintah daerah.
“Minimal ada beras SPHP, gula, dan minyak dari Bulog,” ujar Andi Asman Sulaiman, Kamis (19/2/2026).
Selain komoditas utama, pemerintah daerah juga mendorong agar kebutuhan pangan lainnya, seperti bawang merah dan bahan pokok tambahan, turut disediakan sesuai ketersediaan dan kemampuan masing-masing kios.
Menurut Bupati Bone Andi Asman, skema Kios Pangan Tripika diharapkan mampu memastikan ketersediaan dan distribusi bahan pokok berjalan lancar, sekaligus memudahkan masyarakat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga yang terjangkau.
“Langkah ini diharapkan dapat memudahkan masyarakat mengakses bahan pokok selama Ramadan serta menekan kenaikan harga,” kata Bupati Bone, Andi Asman.
Kios Pangan Tripika direncanakan hadir di setiap induk kecamatan dan masing-masing kelurahan.
Bahkan, pemerintah daerah mendorong agar minimal satu kelurahan memiliki dua titik kios yang dilengkapi teras dan meja pelayanan guna memberikan kenyamanan bagi masyarakat saat berbelanja.
Program ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bone dalam memperkuat ketahanan pangan daerah serta menjaga stabilitas harga, khususnya menjelang dan selama Ramadan.
Selain itu, pemerintah daerah berharap harga bahan pokok yang tersedia di Kios Pangan Tripika dapat lebih rendah dibandingkan harga pasar atau toko pada umumnya, sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, agar selisih harga tetap terkendali dan berpihak kepada masyarakat.
Melalui program ini, Bupati Bone menegaskan komitmennya dalam menjaga daya beli masyarakat serta memastikan ketersediaan bahan pokok yang cukup, terjangkau, dan mudah diakses selama bulan suci Ramadan. (*)
Comment