MENITNEWS.COM, MAKASSAR — Dalam upaya mempercepat peningkatan kualitas hidup masyarakat, Komisi IX DPR RI melaksanakan Kunjungan Kerja Reses Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025-2026 di Provinsi Sulawesi Selatan.
Pertemuan yang berlangsung di Kantor Gubernur Sulsel pada Jumat (20/2/2026) ini menjadi momentum penting bagi sinkronisasi kebijakan pusat dan daerah.
Dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Putih Sari, kunjungan ini memfokuskan pengawasan pada sektor vital: kesehatan, ketenagakerjaan, kependudukan, hingga jaminan sosial.
Sinergi Strategis Untuk Program Nasional
Kunjungan ini bukan sekadar formalitas. Komisi IX menekankan pentingnya transparansi dan inklusivitas dalam setiap program nasional. Beberapa poin utama yang menjadi sorotan meliputi:
Akselerasi Eliminasi TBC: Memastikan target nasional bebas TBC dapat tercapai melalui dukungan infrastruktur kesehatan di Sulsel.
Penguatan Gizi & Ketahanan Keluarga: Menjadi garda terdepan dalam mencetak generasi unggul melalui nutrisi yang terjaga.
Perluasan Jaminan Sosial: Memastikan seluruh lapisan tenaga kerja di Sulawesi Selatan terlindungi secara berkelanjutan.

Dukungan Penuh Kemendukbangga/BKKBN
Hadir dalam kesempatan tersebut, Irtama Kemendukbangga/BKKBN, Dr. Ucok Abdulrauf Damenta, Mag.rer.publ., bersama Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Sulsel, Shodiqin, SH., MM.
Dalam penyampaiannya, Kemendukbangga/BKKBN menegaskan komitmennya terhadap penguatan program prioritas nasional, terutama dalam pembangunan kependudukan.
Salah satu sorotan utama adalah implementasi MBG (Makan Bergizi Gratis) bagi sasaran 3B (Balita, Ibu Hamil, dan Ibu Menyusui) di wilayah Sulawesi Selatan sebagai upaya konkret pencegahan stunting.
Semangat Ramadan untuk Pelayanan Publik
Di tengah suasana menyambut bulan suci Ramadan, seluruh mitra kerja yang hadir sepakat untuk terus mengawal program-program pemerintah demi kepentingan rakyat banyak.
Transformasi ini diharapkan tidak hanya bersifat administratif, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di pelosok Sulawesi Selatan.
”Kunjungan ini menegaskan sinergi pusat dan daerah dalam peningkatan layanan kesehatan dan perlindungan sosial yang inklusif,” jelas Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Sulsel, Shodiqin. (*)
Comment