Sering Tertukar? Kenali Perbedaan Akad Tabarru’ dan Tijarah Agar Transaksi Lebih Berkah!

ads
ads

MENITNEWS.COM, MAKASSAR — ​Dalam dunia perbankan syariah, istilah akad atau perjanjian transaksi adalah fondasi utama yang menentukan sah tidaknya sebuah aktivitas ekonomi.

Namun, bagi masyarakat awam, istilah seperti Tabarru’ dan Tijarah seringkali terdengar mirip dan membingungkan.

​Bank Sulselbar Syariah melalui kampanye #SyariahFirst, mengajak kita untuk lebih melek finansial dengan memahami dua konsep mendasar ini. Apa saja perbedaannya? Mari kita bedah satu per satu.

​1. Akad Tabarru’: Semangat Tolong-Menolong

​Secara bahasa, Tabarru’ berarti hibah atau sumbangan. Dalam sistem keuangan syariah, akad ini murni bersifat sosial dan non-komersial.

​Tujuan Utama: Tolong-menolong (ta’awun) dan mencari keridhaan Tuhan, bukan mencari keuntungan materi.

​Prinsip Kerja: Seseorang memberikan sesuatu kepada pihak lain tanpa mengharapkan imbalan apa pun secara finansial.

​Contoh Penerapan: Asuransi syariah (dana kebajikan), wakaf, hibah, atau pinjaman tanpa bunga (Qardhul Hasan).

​Intinya: Tabarru’ adalah tentang kebaikan hati dan solidaritas sosial.

​2. Akad Tijarah: Transaksi Komersial yang Transparan

​Berbeda dengan Tabarru’, akad Tijarah adalah perjanjian yang dilakukan untuk tujuan komersial atau mencari keuntungan (profit oriented).

Tujuan Utama: Memperoleh laba secara halal, adil, dan transparan.

​Prinsip Kerja: Adanya pertukaran nilai (barang/jasa dengan uang) yang disepakati oleh kedua belah pihak.

​Contoh Penerapan: Jual beli dengan margin (Murabahah), bagi hasil (Mudharabah atau Musyarakah), dan sewa-menyewa (Ijarah).

Mengapa Memahami Akad Itu Penting?

​Memilih akad yang tepat bukan hanya soal administrasi, tapi soal ketenangan hati. Di Bank Sulselbar Syariah, setiap produk dirancang dengan prinsip yang jelas agar:

Transparansi Terjamin: Tidak ada hal yang disembunyikan dalam transaksi.

​Keberkahan Terjaga: Menghindari unsur riba, gharar (ketidakpastian), dan maysir (judi).

​Sesuai Kebutuhan: Anda bisa memilih produk yang benar-benar sesuai dengan tujuan finansial Anda, apakah itu untuk proteksi diri atau pengembangan aset.

Memahami perbedaan antara Tabarru’ (sosial) dan Tijarah (bisnis) akan membantu Anda menjadi nasabah yang lebih cerdas dan bijak dalam mengelola keuangan.

Karena di perbankan syariah, setiap rupiah yang mengalir harus memiliki landasan akad yang kuat dan amanah.

​Ingin tahu lebih lanjut tentang produk syariah yang sesuai dengan kebutuhan Anda?

Anda bisa langsung berkonsultasi dengan tim ahli di Bank Sulselbar terdekat atau menghubungi Call Center di 1500855. Mari mulai langkah berkah Anda hari ini! (*)

Comment