MENITNEWS.COM, MAROS — Wakil Bupati (Wabup) Maros, Muetazim Mansyur, secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Khusus Perempuan, Anak, dan Penyandang Disabilitas yang digelar di Baruga Kantor Bupati Maros, Selasa (24/2/2026).
Forum ini menjadi ruang partisipatif bagi kelompok rentan untuk menyampaikan aspirasi dalam penyusunan rencana pembangunan daerah.
Dalam sambutannya, Muetazim menegaskan bahwa pelibatan perempuan, anak, dan penyandang disabilitas merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Maros dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan.
“Pembangunan tidak boleh meninggalkan siapa pun. Perempuan, anak, dan saudara-saudara kita penyandang disabilitas harus mendapat ruang partisipasi yang setara dalam proses perencanaan,” ujar Muetazim.
Wabup Maros menambahkan, Musrenbang khusus ini menjadi wadah strategis untuk mengidentifikasi kebutuhan prioritas.
Mulai dari penguatan perlindungan perempuan dan anak, peningkatan akses pendidikan dan layanan kesehatan, hingga penyediaan fasilitas publik yang ramah disabilitas.
“Seluruh aspirasi yang dihimpun hari ini akan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan program kerja pemerintah daerah tahun mendatang. Kita ingin kebijakan yang lahir benar-benar responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” katanya.
Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan organisasi perempuan, forum anak, komunitas penyandang disabilitas, serta pimpinan organisasi perangkat daerah di lingkup Pemerintah Kabupaten Maros.
Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai usulan konkret yang disampaikan peserta, mencerminkan antusiasme dalam mendorong kebijakan yang lebih inklusif.
Wabup Maros berharap hasil Musrenbang Khusus ini dapat menghasilkan rekomendasi program yang tepat sasaran dan berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas hidup perempuan, anak, dan penyandang disabilitas di Kabupaten Maros. (*)
Comment