MENITNEWS.COM, MAKASSAR — Kepedulian sosial di Kota Makassar kembali menunjukkan taringnya melalui sinergi teknologi dan aksi nyata. Dinas Sosial (Dinsos) Kota Makassar melalui Bidang Rehabilitasi Sosial merespons cepat laporan warga.
Laporan itu yang masuk melalui aplikasi Lontara+ terkait keberadaan seorang lansia terlantar, pafa Rabu (25/2/2026) malam.
Laporan tersebut menyebutkan adanya seorang lansia laki-laki yang ditemukan dalam kondisi memprihatinkan.
Lansia itu terbaring lemas di depan sebuah toko di kawasan Jalan Mappanyukki (sekitar Jalan Kasuari), Kelurahan Kunjung Mae, Kecamatan Mariso.
Berdasarkan informasi dari masyarakat, lansia tersebut tidak hanya terlantar tetapi juga dalam kondisi sakit parah dan sulit untuk berjalan.
Menanggapi urgensi tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) Saribattang Dinsos Makassar, segera meluncur ke lokasi untuk melakukan penjangkauan medis dan sosial.

”Kami bergerak berdasarkan aduan warga di aplikasi Lontara+. Prioritas utama kami adalah memastikan klien mendapatkan perlindungan dan perawatan medis sesegera mungkin,” ujar perwakilan Tim Reaksi Cepat Dinsos Makassar di lapangan.
Langkah Penanganan dan Evakuasi
Proses evakuasi berlangsung dengan khidmat. Tim TRC Saribattang langsung membawa lansia tersebut menggunakan unit operasional menuju UPT RPTC (Liponsos Mulia) Kota Makassar.
Tindakan berupa pemeriksaan kesehatan medis menyeluruh dan perawatan intensif dan pemulihan kondisi fisik serta psikis.
Langkah ini diambil agar klien tidak lagi terlantar di jalanan dan mendapatkan haknya untuk dirawat dengan layak oleh negara melalui fasilitas rehabilitasi sosial yang tersedia.
Sinergi Warga dan Pemerintah melalui Lontara+
Aksi ini membuktikan efektifitas aplikasi Lontara+ sebagai jembatan antara keluhan masyarakat dan respons pemerintah.
Dinsos Makassar terus mengimbau warga, untuk tetap peka terhadap lingkungan sekitar dan tidak ragu melaporkan permasalahan sosial melalui kanal resmi yang telah disediakan. (*)
Comment