Upaya Cegah Stunting di Sinjai, Kemendukbangga/BKKBN Sulsel Salurkan Vitamin A di TPA Thoriqul Jannah

ads
ads

MENITNEWS.COM, ​SINJAI — Komitmen Kemendukbangga/BKKBN untuk mencetak generasi emas Indonesia 2045 terus diperkuat, melalui langkah nyata di lapangan.

Pada Rabu (25/2/2026), Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan, Shodiqin, SH., MM, melakukan kunjungan kerja strategis ke Tempat Penitipan Anak (TPA) Thoriqul Jannah, Kabupaten Sinjai.

​Kunjungan ini berfokus pada pemantauan dan pelaksanaan pemberian Vitamin A secara langsung kepada balita yang berada di fasilitas pengasuhan tersebut.

Langkah ini merupakan bagian dari sinergi lintas sektor antara BKKBN, OPD KB, Dinas Kesehatan, serta Puskesmas setempat.

Investasi Masa Depan Lewat Kesehatan Anak

Dalam suasana yang penuh kehangatan, Shodiqin bersama Kepala Dinas P3AP2KB memberikan suplemen Vitamin A kepada para balita.

Ia menegaskan bahwa kesehatan anak adalah fondasi utama pembangunan Bangsa.

​“Anak-anak adalah investasi masa depan. Kita harus memastikan mereka mendapatkan hak dasar kesehatan, termasuk suplementasi Vitamin A sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting,” ujar Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Sulsel, Shodiqin di sela-sela kegiatannya.

Program Kemendukbangga/BKKBN ini juga menggarisbawahi pentingnya layanan kesehatan yang inklusif.

Melalui program TAMASYA (Taman Asuh Sayang Anak) atau TPA, pemerintah ingin memastikan bahwa anak usia dini tetap terjangkau oleh intervensi kesehatan meskipun orang tua mereka sedang bekerja.

​Pemberian Vitamin A ini memiliki manfaat krusial, mulai dari meningkatkan daya tahan tubuh dan menjaga kesehatan mata.

Termasuk untuk mendukung tumbuh kembang anak secara optimal agar terhindar dari risiko stunting.

Antusiasme terlihat jelas dari para pengelola TPA dan anak-anak yang hadir.

Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas medis, melainkan wujud nyata komitmen bersama dalam membangun masyarakat Sulawesi Selatan yang sehat, kuat, dan berkualitas.

​Dengan kolaborasi yang solid dengan Kemendukbangga/BKKBN Sulsel dan antarinstansi, diharapkan tidak ada satu pun anak yang terlewat dari intervensi kesehatan penting ini. (*)

Comment