MENITNEWS.COM, MAKASSAR — Kabar membanggakan kembali datang dari kawah candradimuka Akademi PSM Makassar.
Dua talenta muda terbaik PSM Makassar, Dimas Adi Prasetyo dan Rohmat Nur Hidayah, resmi mendapatkan panggilan untuk memperkuat Tim Nasional Indonesia di kelompok umur berbeda.
Pemanggilan ini menjadi bukti nyata bahwa regenerasi pemain di kubu “Pasukan Ramang” tidak pernah kering.
Keduanya diharapkan mampu memberikan kontribusi maksimal bagi Merah Putih di kancah internasional.
Dua pemain Akademi PSM Makassar mendapat panggilan seleksi Timnas Indonesia kelompok umur 17 dan 20 tahun.
Kedua pemain tersebut yakni gelandang PSM U-18, Rohmat Nurhidaya dan penyerang PSM U-20, Dimas Adi Prasetyo.
Rohmat merupakan jebolan Akademi PSM yang sempat dipinjamkan ke Garuda United U-18 di Elite Pro Academy (EPA) Super League 2025/26.
Meski demikian, ia kembali memperkuat PSM U-18 untuk sisa musim ini. Rohmat bakal bermain kembali usai lebaran Idul Fitri atau awal April mendatang.
Pemain muda PSM Makassar, Rohmat kini masih dalam proses pemulihan cedera punggung kaki yang diderita saat membela Garuda United.
Rohmat adalah salah satu pesepak bola muda Indonesia dan PSM Makassar, yang mendapat kesempatan menimba ilmu di Spanyol.
Pemain kelahiran Toli-toli, 17 Oktober 2009 itu berlatih di Akademi CA Osasuna pada Maret 2025 lalu lewat program Future Stars Camp.
Sedangkan Dimas Adi juga dipanggil mengikuti seleksi Timnas U-20 Indonesia. Ia sebelumnya bermain untuk PSM U-18 pada EPA Liga 1 musim lalu.
Pada musim ini, ia dipromosikan ke skuad Ramang U-20 berkat potensinya. Dimas yang baru berusia 18 tahun sudah tampil 7 kali di ajang EPA U-20 Super League 2025/26.
Dari 7 laga yang dilakoni, pemain bernomor punggung 170 ini sudah mencetak 6 gol. Ia juga tercatat melepaskan 6 tembakan ke arah gawang, 4 diantaranya tepat sasaran.
Dimas membuat 40 umpan sukses dari 68 percobaan, 3 tekel bersih, 1 intersep (halauan) dan 1 clearances (sapuan).
Menanggapi pemanggilan ini, Media Officer PSM Makassar, Sulaiman Karim, menyampaikan rasa bangga sekaligus pesan bagi para pemain muda lainnya di akademi.
”Kami tentu sangat bangga dengan pemanggilan Dimas dan Rohmat ke Timnas. Ini adalah buah dari kerja keras mereka di latihan dan konsistensi pembinaan di PSM Academy,” ujar Sulaiman.
“Harapan kami, mereka bisa menjaga nama baik klub, memberikan yang terbaik untuk negara, dan kembali dengan pengalaman yang lebih kaya untuk menginspirasi rekan-rekan mereka di Makassar,” tambah Sulaiman.
Komitmen Pembinaan Usia Muda
PSM Makassar memang dikenal sebagai salah satu klub yang paling getol mengorbitkan pemain muda melalui kompetisi EPA Super League dan I-League.
Keberhasilan Dimas dan Rohmat diharapkan menjadi pelecut semangat bagi talenta lokal lainnya untuk terus bermimpi mengenakan jersei dengan lambang Garuda di dada. Selamat berjuang, Dimas dan Rohmat! Bawa nama baik dan kebanggaan PSM Makassar. (*)
Comment