Tambang Hijau Masa Depan: Komitmen Reklamasi Progresif PT Vale Indonesia Capai 3.800 Hektare

ads
ads

MENITNEWS.COM, LUTIM — ​Lebih dari sekadar menambang, berbagai upaya dilakukan PT Vale Indonesia untuk menghidupkan kembali paru-paru bumi.

​Bagi sebagian orang, aktivitas tambang identik dengan lahan terbuka dan perubahan bentang alam.

Namun, bagi PT Vale Indonesia, berakhirnya proses penggalian justru menjadi titik awal dari sebuah tanggung jawab besar: Reklamasi dan Rehabilitasi.

​Komitmen ini bukan sekadar janji di atas kertas. Melalui pendekatan reklamasi progresif, PT Vale memastikan bahwa setiap area yang telah selesai ditambang langsung masuk ke tahap pemulihan, tanpa harus menunggu seluruh aktivitas tambang berakhir.

​Mengembalikan keseimbangan ekosistem bukanlah pekerjaan semalam. Berdasarkan video yang dirilis, proses ini dilakukan melalui tahapan yang sangat terukur:

​Penataan Kontur Lahan: Membentuk kembali permukaan tanah agar stabil dan aman.

​Pengembalian Tanah Pucuk (Top Soil): Menghamparkan kembali lapisan tanah subur yang kaya nutrisi.

​Revegetasi Bertahap: * Dimulai dari tanaman penutup untuk mencegah erosi.

​Dilanjutkan dengan tanaman perintis yang tahan banting, disiapkan PT Vale Indonesia.

​Hingga penanaman pohon lokal dan endemik (seperti Betao Kuning) dilakukan PT Vale Indonesia, untuk mengundang kembali fauna liar.

​Capaian Luar Biasa Hingga Desember 2025

​Kerja keras ini membuahkan hasil yang signifikan. Data terbaru menunjukkan kemajuan yang impresif dalam upaya pelestarian lingkungan:

​50,23% dari total lahan terbuka telah berhasil direklamasi.

​3.862,56 Hektar area telah dipulihkan dan kembali berfungsi secara alami.

​Angka-angka ini menjadi bukti nyata dari semangat #SustainableMining. Bukan sekadar tentang berapa banyak bijih nikel yang dihasilkan.

Melainkan tentang seberapa hijau lahan yang ditinggalkan bagi generasi mendatang.

​Menjaga Keberlanjutan Secara Konsisten

​Tugas PT Vale tidak berhenti setelah bibit pohon tertanam.

Pengawasan dan pemeliharaan dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan tanaman tumbuh optimal dan rantai makanan di ekosistem tersebut kembali berputar secara mandiri.

​”Menambang bukan sekadar mengambil, tetapi peduli dan merawat lingkungan untuk masa depan yang berkelanjutan,” jelas Vanda Kusumaningrum, selaku Head of Corporate Communications PT Vale Indonesia. (*)

Comment