Wujud Kepedulian, Dinkes Makassar Terjun Langsung Salurkan Bantuan Untuk Korban Banjir di Biringkanaya

ads
ads

MENITNEWS.COM, ​MAKASSAR — Keluarga Besar Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar, menunjukkan aksi nyata kepedulian terhadap sesama.

Menanggapi musibah banjir yang melanda sejumlah titik di Kota Daeng, Dinkes Makassar menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga yang terdampak di wilayah Kodam III, Kecamatan Biringkanaya.

​Penyaluran bantuan ini dilakukan sebagai bentuk respons cepat pemerintah kota dalam meringankan beban masyarakat yang harus mengungsi atau kehilangan akses kebutuhan dasar akibat curah hujan yang tinggi.

​Berdasarkan pantauan, bantuan yang disalurkan tidak hanya terpaku pada makanan instan.

Dinkes Makassar memahami bahwa dalam kondisi darurat, kebutuhan kelompok rentan seperti bayi dan anak-anak menjadi prioritas utama.

​Adapun rincian bantuan yang diserahkan meliputi:

​Bahan Pangan Pokok: Beras, telur, dan mie instan untuk memastikan ketersediaan energi warga.

​Kebutuhan Bayi & Anak: Dinkes Makassar menyerahkan perlengkapan yang krusial untuk menjaga nutrisi dan kenyamanan balita di pengungsian.

​Kesehatan & Higiene: Dinkes Makassar membantu alat mandi dan perlengkapan kebersihan untuk mencegah penularan penyakit di area banjir.

​Perlengkapan Tidur: Selimut dan alas tidur guna memberikan kehangatan bagi warga di posko pengungsian.

​Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis dan langsung oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Makassar, dr. Ahmad Asy’arie, di Posko Penanggulangan Bencana Kecamatan Biringkanaya.

​”Bantuan ini merupakan bentuk empati dan kepedulian dari seluruh keluarga besar Dinas Kesehatan. Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang diuji musibah banjir, terutama dalam pemenuhan gizi dan kesehatan,” ujar dr. Ahmad dalam keterangannya.

​Langkah ini juga sejalan dengan program pemerintah kota untuk memastikan kehadiran negara di tengah-tengah masyarakat yang membutuhkan pertolongan darurat.

​Pihak Dinkes Makassar juga terus mengimbau warga di lokasi banjir untuk tetap waspada terhadap potensi penyakit pasca-banjir seperti penyakit kulit, diare, dan leptospirosis.

Tim medis dari Puskesmas setempat pun tetap disiagakan untuk memantau kondisi kesehatan para pengungsi secara berkala.

​Dengan adanya kolaborasi dari berbagai pihak, termasuk Dinkes Makassar, diharapkan kondisi di wilayah Kecamatan Biringkanaya dapat segera pulih dan warga bisa kembali beraktivitas normal di rumah masing-masing. (*)

Comment