MENITNEWS.COM, MAKASSAR — Kabar mengejutkan datang dari bursa transfer pelatih sepak bola Indonesia. PSM Makassar disebut-sebut kembali ganti pelatih.
Nama pelatih kawakan, Tony Ho, mendadak santer dibicarakan akan kembali merapat ke tim kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan, PSM Makassar.
Rumor ini mencuat menyusul hasil kurang memuaskan yang diraih skuad Pasukan Ramang di bawah asuhan Tomas Trucha, dalam beberapa laga terakhir di kompetisi Super League musim 2025/2026.
Kabar ini semakin liar setelah sebuah grafis bergaya transfermarkt beredar di media sosial, menunjukkan foto Tony Ho dengan tulisan “Done Deal” dan keterangan kontrak hingga Mei 2026.
Sosok Tak Asing bagi Publik Makassar
Bagi suporter PSM Makassar, Tony Ho bukanlah nama baru. Pelatih kelahiran Makassar yang memegang lisensi UEFA Pro ini dikenal memiliki disiplin tinggi dan pemahaman taktik yang mendalam.
Kehadirannya dianggap bisa menjadi solusi jangka pendek untuk membangkitkan mentalitas bertarung para pemain di sisa musim ini.
Tony Ho sebelumnya pernah menjadi bagian dari tim kepelatihan PSM pada tahun 2016 lalu, dan sempat menangani klub-klub besar lainnya seperti Persipura Jayapura hingga Persiraja Banda Aceh.
Menanggapi isu yang berkembang pesat di kalangan suporter dan media sosial, pihak manajemen PSM Makassar akhirnya memberikan suara.
Media Officer PSM Makassar, Sulaiman Abdul Karim, meminta para suporter untuk tidak menelan mentah-mentah kabar yang belum terverifikasi kebenarannya.
”Sejauh ini manajemen masih memberikan kepercayaan penuh kepada Coach Tomas Trucha. Terkait gambar atau rumor yang beredar di media sosial tentang Coach Tony Ho, kami pastikan hingga saat ini belum ada pembicaraan resmi ke arah sana,” ujar pria yang akrab disapa Sule tersebut saat dikonfirmasi.
Ia juga menambahkan bahwa saat ini fokus utama tim adalah memperbaiki posisi di klasemen sementara.
“Kami harap pendukung tetap fokus memberikan energi positif untuk tim di stadion. Jika ada perubahan komposisi pelatih, pasti akan kami umumkan secara resmi melalui saluran komunikasi klub,” tegasnya.
Statistik Tomas Trucha Dalam Sorotan
Meski dibela manajemen, posisi Tomas Trucha memang sedang dalam tekanan. Sejak ditunjuk pada Oktober 2025 menggantikan Bernardo Tavares, pelatih asal Republik Ceko ini kesulitan menjaga konsistensi tim.
Beberapa kekalahan beruntun membuat publik mulai mempertanyakan, apakah filosofi permainannya cocok dengan karakter “Ewako” yang identik dengan PSM Makassar.
Apakah manajemen akan tetap bertahan dengan Trucha atau justru benar-benar memulangkan sang putra daerah, Tony Ho? Menarik untuk dinantikan langkah selanjutnya dari PSM Makassar.
Sang Maestro Taktik Asal Makassar
Nama Tony Ho bukanlah sosok sembarangan di kancah sepak bola Indonesia. Pelatih kelahiran Makassar, 15 April 1957 ini, dikenal sebagai salah satu pelatih lokal dengan kualifikasi akademik kepelatihan tertinggi di tanah air.
Berikut adalah beberapa poin penting dalam karier kepelatihannya:
Lisensi UEFA Pro: Tony Ho merupakan salah satu dari segelintir pelatih Indonesia yang mengantongi lisensi UEFA Pro, kasta tertinggi sertifikasi pelatih di dunia.
Hal ini membuktikan kedalaman pemahaman taktiknya yang setara dengan pelatih-pelatih di Eropa.
Spesialis “Direct Football”: Di lapangan, ia dikenal dengan gaya bermain yang disiplin, lugas, dan mengutamakan efektivitas.
Karakter ini sangat selaras dengan filosofi permainan PSM Makassar yang mengandalkan kecepatan dan fisik (keras namun tidak kasar).
Rekam Jejak Klub:
PSM Makassar: Pernah menjabat sebagai asisten pelatih hingga pelatih kepala di masa transisi.
Persipura Jayapura: Menjadi bagian penting dalam kesuksesan tim Mutiara Hitam di masa keemasannya.
Persiraja Banda Aceh: Membawa warna baru pada taktik tim asal Serambi Mekkah tersebut di Liga 2.
Persebaya Surabaya: Pernah dipercaya menangani tim Bajul Ijo dalam berbagai kapasitas kepelatihan.
Putra Daerah: Sebagai pria asli Makassar, Tony memiliki kedekatan emosional yang kuat dengan suporter.
Ia memahami betul makna slogan “Ewako” yang menjadi ruh setiap pemain PSM di lapangan.
Kehadiran profil seperti Tony Ho selalu menjadi magnet bagi rumor transfer, terutama saat PSM Makassar membutuhkan sosok yang memahami kultur sepak bola Sulawesi Selatan di tengah badai performa. (*)
Comment