MENITNEWS.COM, MAROS — Kepala Perwakilan (Kaper) Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan, Shodiqin, SH., MM, menyebutkan kader Tim Pendamping Keluarga (TPK) memiliki peran penting dalam pendistribusian Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Khususnya kepada kelompok sasaran 3B (Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita Non Paud) guna menekan angka stunting.
Hal ini disampaikan Shodiqin, pada kegiatan koordinasi pendistribusian MBG 3B, yang dilaksanakan di Baruga B Kantor Bupati Maros dan turut dihadiri DP3AP2KB Maros, PKB/PLKB, Camat serta SPPG se-Kabupaten Maros, baru-baru ini.
”Kader TPK memiliki peran strategis sebagai ujung tombak. Mereka bukan hanya mendistribusikan MBG, tetapi juga memberikan edukasi langsung kepada keluarga. Inilah kekuatan utama program MBG dalam menekan stunting secara nyata di lapangan,” tegas Shodiqin.
Kaper Kemendukbangga/BKKBN Sulsel, Shodiqin menjelaskan bahwa, Program MBG 3B memastikan kecukupan asupan gizi pada seribu hari pertama kehidupan, sebagai fondasi utama pembangunan kualitas sumber daya manusia.

Lebih lanjut Kaper KemendukbanggatBKKBN Sulsel, Shodiqin menambahkan bahwa, Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis.
Khususnya Pasal 47, yang menegaskan bahwa kementerian/lembaga penyelenggara urusan kependudukan dan keluarga berencana.
Tujuannya mendayagunakan kader Tim Pendamping Keluarga untuk mendistribusikan MBG kepada sasaran 3B, dan melakukan edukasi pola konsumsi pangan sehat di tingkat keluarga.
Berdasarkan update data realisasi MBG 3B, saat ini terdapat 37 SPPG di Maros, dimana sudah ada 9 SPPG yang sudah mendistribusikan sasaran 3B.
Dimana data Kemendukbangga/BKKBN Sulsel, jumlah penerima manfaat saat ini tercatat sebanyak 5.012 orang, dan akan terus bertambah seiring bertambahnya SPPG yang beroperasi. (*)
Comment