MENITNEWS.COM, KOLAKA — Sebagai bentuk nyata komitmen terhadap kelestarian lingkungan, PT Vale Indonesia Tbk (Vale), secara resmi membuka fasilitas Nursery (pusat persemaian) seluas lima hektare di Kecamatan Tanggetada, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara.
Fasilitas modern ini terintegrasi langsung dengan kawasan Kebun Raya Kolaka yang memiliki total luas lahan mencapai 59 hektare.
Peresmian pusat persemaian ini ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Kolaka, H. Amri S., STP., M.Si, serta prosesi pemotongan pita dan penanaman pohon bersama jajaran manajemen PT Vale Indonesia.
Produksi 1 Juta Bibit Per Tahun
Fasilitas Nursery ini dirancang dengan teknologi modern dan memiliki kapasitas produksi yang impresif, yakni mencapai 1 juta bibit pohon per tahun.
Bibit yang diproduksi mencakup berbagai varietas, mulai dari: Tanaman cepat tumbuh (fast growing species). Flora endemik Sulawesi Tenggara. Tanaman buah-buahan. Tanaman hias.
CEO PT Vale Indonesia, Bernardus Irmanto, menyatakan bahwa kehadiran Nursery ini bukan sekadar fasilitas pembibitan biasa.

“Fasilitas ini memiliki peran krusial PT Vale Indonesia, dalam mendukung program reklamasi dan rehabilitasi lahan pascatambang, sekaligus menjaga keberlanjutan biodiversitas di wilayah operasional kami,” ujarnya dalam acara peresmian tersebut.
Selain fungsi utamanya untuk pemulihan lingkungan, kawasan ini juga diproyeksikan menjadi ruang belajar terbuka bagi pelajar dan masyarakat umum.
Diharapkan, pengunjung dapat mengenal lebih dekat jenis-jenis tanaman lokal dan memahami pentingnya menjaga ekosistem secara berkelanjutan.
Pihak PT Vale juga berencana mengalokasikan area khusus untuk menampung hewan-hewan langka dengan seizin pemerintah, guna menambah nilai edukasi dan konservasi di kawasan tersebut. Kehadiran fasilitas ini mendapat apresiasi positif dari Pemerintah Kabupaten Kolaka.
Integrasi antara Nursery PT Vale Indonesia dengan Kebun Raya Kolaka, diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang, baik dari sisi lingkungan maupun potensi ekowisata bagi masyarakat sekitar.
Melalui langkah ini, PT Vale Indonesia kembali menegaskan posisinya sebagai pionir dalam praktik pertambangan berkelanjutan (sustainable mining) yang menyeimbangkan antara operasional industri dan perlindungan alam. (*)
Comment