MENITNEWS.COM, MAROS — Bupati Maros, Dr. H.A.S. Chaidir Syam, S.I.P., M.H, menunjukkan komitmen nyatanya dalam mendukung program kesejahteraan umat.
Baru-baru ini, Bupati Chaidir Syam, secara resmi menyerahkan zakat pribadinya melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Maros.
Prosesi penyerahan zakat berlangsung khidmat di Masjid Lingkup Kantor Bupati Maros. Zakat tersebut diterima langsung oleh Ketua BAZNAS Maros, Ustad Ansar Taufiq.
Langkah ini diharapkan menjadi teladan bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat luas, untuk menyalurkan zakat melalui lembaga resmi.
Zakat Sebagai Penguat Solidaritas Sosial
Dalam sambutannya, Bupati Chaidir Syam menekankan pentingnya pengelolaan zakat yang transparan dan akuntabel.
Menurutnya, BAZNAS merupakan mitra strategis pemerintah dalam memastikan bantuan tepat sasaran.
”Penyerahan zakat melalui BAZNAS adalah bentuk dukungan kami terhadap pengelolaan yang transparan. Saya berharap zakat ini memberikan manfaat nyata bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan di Maros,” ujar Bupati Maros, Chaidir Syam.
Ketua BAZNAS Maros, Ustad Ansar Taufiq, turut memberikan apresiasi tinggi atas konsistensi Bupati Maros.
Ia menegaskan bahwa zakat bukan sekadar kewajiban agama, melainkan pilar penguat solidaritas sosial.
”In Syaa Allah, zakat ini akan menjadikan harta semakin berkah dan hidup lebih bermakna bagi sesama,” tutur UstadAnsar.
Apresiasi Khusus untuk “Pahlawan Kebersihan”
Tak berhenti pada penyerahan zakat, agenda dilanjutkan dengan aksi sosial yang menyasar para petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Maros.
Bupati Chaidir Syam menyerahkan sedekah langsung kepada para petugas sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mereka menjaga keasrian kota.
”Ini adalah bentuk perhatian kami atas kerja keras para petugas kebersihan yang selama ini memastikan lingkungan Maros tetap nyaman dan bersih,” tutur Bupati.
Bupati Maros menambahkan, momentum yang berlangsung di Bulan suci Ramadan ini, diharapkan mampu membangkitkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial di seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Maros. (*)
Comment