Marak Penipuan Digital, Bank Sulselbar Minta Nasabah Waspadai Phishing dan Social Engineering

ads
ads

MENITNEWS.COM, ​MAKASSAR — Di tengah pesatnya aktivitas transaksi digital, Bank Sulselbar secara resmi mengeluarkan peringatan keras bagi seluruh nasabahnya.

Para nasabah diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan daring (online).

Dua metode yang paling disoroti adalah phishing dan social engineering (rekayasa sosial).

​Melalui kampanye edukasi terbarunya, Bank Sulselbar mengajak masyarakat untuk lebih mengenali bentuk-bentuk kejahatan digital guna menghindari kerugian finansial yang fatal.

​Mengenal Modus Pelaku

​Dalam keterangannya, Bank Sulselbar menjelaskan bahwa phishing merupakan metode penipuan, dimana pelaku menyamar sebagai pihak resmi, seperti bank atau platform e-commerce.

Pelaku biasanya mengirimkan pesan atau email berisi tautan (link) menuju situs palsu, yang dirancang semirip mungkin dengan situs asli.

​”Tujuannya adalah untuk mencuri data sensitif korban, seperti informasi kartu kredit, nomor PIN, hingga kata sandi (password) perbankan,” jelas Corporate Secretary Bank Sulselbar, Hartani Djurnie, Minggu (8/3/2026).

​Sementara itu, social engineering adalah teknik manipulasi psikologis. Pelaku akan menghubungi korban melalui telepon atau pesan singkat dengan mengaku sebagai perwakilan instansi tertentu.

Lalu selanjutnya membujuk korban untuk memberikan informasi pribadi secara sukarela.

​Tips Keamanan dari Bank Sulselbar

​Sebagai langkah preventif, Bank Sulselbar membagikan enam panduan utama bagi nasabah agar tetap aman saat bertransaksi.

​Verifikasi Pengirim: Bank Sulselbar meminta berhati-hatilah terhadap email atau pesan dari pihak yang tidak dikenal.

​Jangan Klik Tautan Sembarangan: Hindari mengklik tautan mencurigakan dari pesan singkat atau email.

​Jaga Rahasia Data: Jangan pernah memberikan informasi pribadi kepada siapa pun, meskipun mereka mengaku dari pihak bank.

​Waspada Lingkungan: Selalu perhatikan situasi sekitar saat bertransaksi di mesin ATM atau tempat umum.

​Gunakan Jaringan Aman: Hindari penggunaan Wi-Fi publik saat mengakses data keuangan atau aplikasi mobile banking.

​Abaikan Hadiah Tak Jelas: Jangan mudah percaya pada informasi undian berhadiah dari sumber yang tidak resmi.

​Komitmen Keamanan Nasabah

​Pihak Bank Sulselbar menegaskan bahwa keamanan transaksi merupakan tanggung jawab bersama.

Dengan meningkatkan literasi digital, masyarakat diharapkan tidak mudah terjebak oleh skema penipuan yang kian beragam.

​Bagi nasabah yang mengalami kendala atau ingin melaporkan adanya dugaan tindak penipuan, Bank Sulselbar menyediakan layanan pengaduan resmi melalui kanal kontak di nomor 1500855.

​”Melalui edukasi ini, kami berharap masyarakat semakin memahami risiko kejahatan digital dan mampu menjaga keamanan data pribadi serta transaksi keuangan mereka dengan lebih ketat,” pungkas Corporate Secretary Bank Sulselbar, Hartani Djurnie. (*)

Comment