Sikat Parkir Liar, Dishub dan Perumda Parkir Makassar Raya Gembok Puluhan Kendaraan di Ujung Pandang

ads
ads

MENITNEWS.COM, ​MAKASSAR — Upaya menciptakan ketertiban lalu lintas di Kota Makassar terus digencarkan. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Makassar bersama Perumda Parkir Makassar Raya, menggelar operasi gabungan penertiban parkir liar di sepanjang jalan protokol Kecamatan Ujung Pandang, Sabtu (7/3/2026) malam.

​Dalam operasi tersebut, tim gabungan menindak tegas puluhan kendaraan yang nekat parkir di bahu jalan, terutama di titik-titik rawan kemacetan.

Tak tanggung-tanggung, petugas langsung melakukan penggembokan roda terhadap kendaraan yang melanggar aturan.

​Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Direktur Operasional Perumda Parkir Makassar Raya, Andi Ryan Adrianto, bersama Kabid Dishub Makassar, Irwan.

Penertiban ini juga turut dipantau oleh Camat Ujung Pandang, Nanin Sugiar, AP guna memastikan kelancaran proses di lapangan.

​”Kegiatan ini rutin kami laksanakan setiap malam Minggu di jalan-jalan protokol. Fokus kami kali ini mulai dari Anjungan Pantai Losari hingga ke Jalan Bontolempangan,” ujar Kabid Dishub Makassar, Irwan, di sela-sela operasi.

​Penindakan tegas Dishub Makassar, berupa gembok ban ini diambil bukan tanpa alasan.

Irwan menjelaskan bahwa keberadaan kendaraan yang parkir di sisi kiri dan kanan jalan di wilayah Bontolempangan telah mempersempit akses jalan dan memicu kemacetan parah.

​”Banyak pengguna jalan dan warga sekitar yang merasa keberatan dan terganggu. Oleh karena itu, malam ini kami ambil tindakan tegas untuk memberikan efek jera,” tegasnya.

​Selain melakukan penggembokan, petugas juga terlihat memberikan teguran keras kepada sejumlah juru parkir (jukir) yang membiarkan kendaraan terparkir di lokasi terlarang.

Melalui pengeras suara, petugas mengimbau pemilik kendaraan untuk segera memindahkan unit mereka sebelum tindakan lebih jauh dilakukan.

​Operasi Dishub dan Perumda Parkir Makassar Raya ini, diharapkan dapat mengembalikan fungsi jalan dan meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam berkendara di jantung Kota Makassar, khususnya pada saat akhir pekan yang padat. (*)

Comment