MENITNEWS.COM, LUTIM — Perusahaan nikel berkelanjutan PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale), anggota grup Mining Industry Indonesia (MIND ID), terus memperkuat posisi untuk memimpin industri dengan integritas dan prinsip keberlanjutan yang kuat.
Presiden Direktur PT Vale Indonesia Tbk, Bernardus Irmanto, mengakui, sejak memulai eksplorasi di Indonesia pada 1920-an, PT Vale (sebelumnya dikenal dengan PT Internasional Nickel Indonesia/INCO) telah berkomitmen untuk memimpin industri dengan integritas dan prinsip keberlanjutan yang kuat.
Dimana keberlanjutan PT Vale mengusung tema ‘Resourcing for a Greener Future: Leading with Impact through Sustainability’, yang merupakan refleksi dan sekaligus penegasan dari visi dan misi PT Vale dalam menjawab tantangan global menuju masa depan yang lebih hijau.
“Kami memahami bahwa nikel memainkan peran krusial dalam transisi energi global, terutama sebagai bahan baku utama untuk teknologi energi terbarukan seperti baterai kendaraan listrik (EV) dan sistem penyimpanan energi,” tutur Bernardus.
“Dalam konteks ini, PT Vale menyadari sepenuhnya bahwa kegiatan penambangan, meskipun penting bagi pembangunan dan mendukung agenda dekarbonisasi, membawa dampak yang tidak kecil bagi masyarakat dan lingkungan,” sambungnya.
Kesadaran ini, kata dia, melahirkan tekad untuk menyediakan bahan baku secara bertanggung jawab. Namun dengan meminimalkan dampak negatif sembari menciptakan kontribusi positif yang nyata bagi lingkungan dan komunitas sekitar.
“Komitmen ini sejalan dengan tujuan perusahaan, yaitu meningkatkan kualitas hidup dan membangun masa depan yang lebih baik secara bersama-sama,” jelas Bernardus.
Salah satu bukti PT Vale Indonesia, sebagai industri dengan integritas dan prinsip keberlanjutan yang kuat, yaitu dengan mengukir prestasi gemilang dengan sukses tiga tahun berturut-turut meraih Proper Hijau dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).
Dimana pada 2024 memperoleh Proper Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup, sebuah pengakuan tertinggi atas kinerja lingkungan dan kontribusi sosial.
Bernardus Irmanto mengatakan, penghargaan ini membuktikan upaya berkelanjutan yang konsisten dapat menghasilkan dampak yang berarti.
Proper merupakan penilaian kinerja lingkungan tahunan Kementerian Lingkungan Hidup. Peringkat Emas adalah penghargaan tertinggi bagi perusahaan yang melampaui ketaatan dan menerapkan praktik berkelanjutan, termasuk aspek sosial.
Dimana PT Vale menjadi satu-satunya perusahaan tambang dan pengolahan nikel terintegrasi yang meraih peringkat Emas tahun ini.
Berdasarkan Life Cycle Analysis (LCA) yang dilakukan secara menyeluruh, PT Vale terus mengembangkan inisiatif yang tidak hanya menekan dampak lingkungan, tetapi juga mendukung pencapaian net-zero emission di sektor industri.
Salah satu inisiatif unggulan adalah Program Rojali (Jalur Alternatif Auxiliary Grid), yang memanfaatkan energi terbarukan dari Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) untuk menggantikan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) selama pemeliharaan jaringan Listrik auxiliary.
Program ini telah berhasil mengurangi 57 persen emisi CO₂ dari operasi PLTD, meningkatkan efisiensi energi dan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, serta mendukung terjadinya transisi energi bersih di Indonesia.
“Di PT Vale Indonesia, kami percaya bahwa keberlanjutan bukan hanya tentang operasi tambang yang bertanggung jawab, tetapi juga tentang bagaimana kami dapat berkontribusi pada solusi global,” paparnya.
Program Rojali, tambahnya, adalah bukti nyata bahwa inovasi di sektor industri dapat memainkan peran penting dalam transisi menuju energi bersih.
Selain inovasi di bidang lingkngan, PT Vale juga menjalankan program pemberdayaan masyarakat berbasis keberlanjutan, yaitu Matano Iniaku (Inovasi Intrgrasi Alam dan Kreativitas Usaha).
Program ini awalnya dirancang untuk menyelesaikan masalah lingkungan berupa alih fungsi lahan, namun berkembang menjadi solusi yang menyelesaikan masalah sosial dan ekonomi masyarakat.
Selain berhasil merehabilotasi lahan kritis seluas 200 hektare, Matano Iniaku juga mendorong peningkatan pendapatan masyarakat melalui pola pertanian polikultur, kegiatan ekowisata, kegiatan pembibitan serta pengolahan hasil pertanian.
Bukan hanya menjadi alternatif pendapatan masyarakat, ekowisata juga menjadi sarana edukasi lingkungan sekaligus insentif bagi masyarakatuntuk menjaga kelestarian ekosistem danau Matano.
Di bidang sosial, inovasi ini memperkuat kohesi masyarakat, memberdayakan kelompok rentan, dan mendorong regulasi desa yang merupakan perubahan tatanan sosial penting untuk pengelolaan dan pelestarian lingkunan.
Selain itu, program ini juga meningkatkan akses terhadap layanan kesehatan, air bersih, serta informasi dan telekomunikasi untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.
Melalui program Matano Iniaku, PT Vale menunjukkan komitmen yang kuat untuk selalu melihat dan merespons permasalahan yang berkembang di sekitar wilayah operasional. Baik yang secara langsung maupun tidak langsung terkait dengan kegiatan operasi perusahaan.
“Melalui inovasi lingkungan dan sosial yang berkelanjutan, kami berharap dapat memberikan dampak positif serta mendorong terbentuknya masyarakat yang lebih berdaya, dengan ‘social capital’ yang lebih baik, untuk menyelesaikan permasalahan yang ada,” ungkapnya.
Pencapaian Proper Emas dan Green Leadership Award ini, semakin menegaskan PT Vale telah melampaui standar industri dalam penerapan praktik keberlanjutan.
Penghargaan ini menjadi bukti melalui inovasi dan kolaborasi, industri pertambangan dapat menjadi bagian dari solusi dalam menghadapi tantangan global seperti perubahan iklim dan permasalahan sosial ekonomi yang dihadapi masyarakat.
Sejalan dengan visi Indonesia untuk mencapai net-zero emissions, PT Vale bertekad untuk memimpin inovasi hijau dengan mengembangkan teknologi yang mendukung transisi menuju energi bersih, membangun kemitraan lintas sektor dengan pemerintah, komunitas, dan pemangku kepentingan lainnya untuk mempercepat implementasi praktik keberlanjutan.
Serta menjadikan industri pertambangan sebagai katalis pertumbuhan ekonomi sirkular dan pembangunan sosial yang inklusif.
Dengan Proper Emas dan Green Leadership Award, PT Vale Indonesia tidak hanya menegaskan posisinya sebagai pelopor industri tambang berkelanjutan, tetapi juga sebagai katalis perubahan global untuk masa depan yang lebih hijau dan inklusif. (*)
Comment