MENITNEWS.COM, MAKASSAR — Aksi kemanusiaan ditunjukkan oleh Pemerintah Kecamatan Wajo, dalam hal ini Camat Wajo, Ivan Kala’lembang, bersama Ketua DPD Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) Sulawesi Selatan (Sulsel), Henry Sumitomo.
Mereka mengunjungi kediaman Erni Irfan, seorang warga di RT 02/RW 01, Kelurahan Malimongan Tua, Kecamatan Wajo, Kota Makassar, yang kini tengah berjuang melawan komplikasi penyakit berat, Senin (9/3/2026).
Erni Irfan, yang sebelumnya bekerja sebagai penjahit sarung rumahan, didiagnosa menderita penyakit kompleks meliputi Leukimia, Autoimun, hingga Kanker Usus.
Kondisi kesehatannya terus memburuk dalam setahun terakhir, memaksanya hanya bisa terbaring lemah dengan luka di sekujur tubuh.
Beban Berat Keluarga di Tengah Sakit Menahun
Kondisi ekonomi keluarga ini kian terjepit. Suami Erni, Jusman, yang bekerja serabutan sebagai penjual sarung, harus membagi waktu antara mencari nafkah dan merawat istri serta lima orang anak mereka yang masih kecil.
Anak terkecil mereka, Sainab (2), bahkan terdeteksi mengalami stunting dan kini dalam pengawasan Dinas Kesehatan.

Selain masalah kesehatan, keluarga ini terancam kehilangan tempat tinggal karena cicilan rumah yang tersendat sejak Erni tak lagi mampu bekerja.
Sinergi Pemerintah dan Walubi Sulsel
Camat Wajo, Ivan Kala’lembang, hadir langsung memberikan dukungan moril serta bantuan finansial dan paket sembako untuk meringankan beban biaya pendidikan anak-anak Erni.
”Kita tidak boleh membiarkan warga menghadapi ujian hidup sendirian. Pemerintah dan berbagai elemen harus hadir memberikan semangat agar keluarga ini tetap kuat,” tegas Ivan.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Walubi DPD Sulsel, Henry Sumitomo, menyatakan keprihatinannya. Ia berkomitmen untuk menggalang dukungan lebih luas dari berbagai pihak.
”Kami sangat berempati. Fokus kita tidak hanya soal medis, tapi juga bagaimana kelangsungan pendidikan kelima anaknya serta status rumah tinggal mereka yang kini mendesak,” ujar Henry.
Kunjungan Camat Wajo ini, diharapkan menjadi pemantik bagi para dermawan lainnya untuk ikut mengulurkan tangan bagi keluarga Erni Irfan, yang kini sedang berada di titik terendah hidupnya. (*)
Comment