MENITNEWS.COM, PAREPARE — Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan, Shodiqin, SH., MM, melakukan kunjungan kerja ke Kota Parepare untuk memperkuat sinergi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Pertemuan yang berlangsung di Aula Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) Kota Parepare pada Selasa (10/3/2026) ini, difokuskan pada penguatan distribusi bagi kelompok sasaran 3B.
Kelompok sasaran 3B yang dimaksud mencakup tiga pilar utama penerima manfaat, yaitu Ibu Hamil (Bumil), Ibu Menyusui (Busui), dan Balita Non-PAUD.
Dalam arahannya, Shodiqin menegaskan bahwa, mekanisme penyaluran bantuan harus mematuhi regulasi yang berlaku.
Berdasarkan Perpres 115 Tahun 2025 Pasal 47, distribusi MBG kepada sasaran 3B wajib dilakukan melalui Tim Pendamping Keluarga (TPK).
”Distribusi ini harus dilakukan oleh TPK, bukan oleh kader lain. Hal ini bertujuan agar bantuan benar-benar sampai ke tangan yang tepat secara efektif dan efisien,” jelas Kaper Kemendukbangga/BKKBN Sulsel, Shodiqin.

Ia juga menambahkan bahwa akurasi data, tidak perlu diragukan karena sudah menggunakan basis data by name by address dari hasil Pendataan Keluarga 2025, yang diperbarui secara berkala.
Hal ini memungkinkan koordinasi antara Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) KB, maupun Balai KB di tingkat kecamatan berjalan secara langsung dan transparan.
Hingga saat ini, tercatat sebanyak 362 penerima manfaat di Kota Parepare telah merasakan dampak dari program MBG 3B.
Data tersebut merinci 125 Ibu Hamil, 51 Ibu Menyusui, dan 186 Balita Non-PAUD.
Sebagai langkah percepatan, hasil pertemuan tersebut menyepakati komitmen bersama bahwa seluruh SPPG di Kota Parepare yang belum menyalurkan bantuan, akan melaksanakan distribusi secara serentak pada 30 Maret 2026 mendatang.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Tim Advokasi dan Humas Kemendukbangga/BKKBN Sulsel, Siti Sulfiani, S.Sos., M.Si, serta Ketua Tim Kerja Pengendalian Penduduk, Dr. Irvan Roberto. Pertemuan ini juga diikuti oleh jajaran Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PKB/PLKB) serta perwakilan SPPG se-Kota Parepare. (*)
Comment