MENITNEWS.COM, MAKASSAR — Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan, terus memperkuat perannya dalam mendukung program prioritas nasional. Melalui kolaborasi dengan Pemerintah Kota Makassar.
Kemendukbangga/BKKBN Sulsel memastikan distribusi Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) tepat sasaran, khususnya bagi kelompok Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita Non-PAUD (Sasaran 3B).
Langkah strategis ini dibahas dalam Rapat Koordinasi Program MBG yang berlangsung di Ruang Sipakatau, Kantor Wali Kota Makassar, Rabu (11/3/2026).
Pertemuan ini menjadi krusial untuk menyinkronkan data lapangan guna menekan angka stunting secara signifikan di Kota Daeng.
Sekretaris Badan Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Sulsel, Irmawahyuni Bachtiar, S.Sos, menegaskan bahwa peran utama Kemendukbangga/BKKBN terletak pada penyediaan dan pemanfaatan data mikro.
Sesuai dengan mandat Perpres No. 115 Tahun 2025 Pasal 47, Kemendukbangga/BKKBN mengerahkan Kader Pendamping Keluarga (KPK) untuk mengawal distribusi di lapangan.
”Data Sasaran 3B sebenarnya sudah tersedia pada Penyuluh KB. Namun, kami menekankan pentingnya verifikasi dan validasi ulang sebelum data diserahkan ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Ini dilakukan agar bantuan benar-benar sampai kepada mereka yang membutuhkan sesuai kondisi riil,” ujar Irmawahyuni, Sekretaris Badan Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Sulsel.

Tekan Stunting, Targetkan Perluasan di April 2026
Sementara Kepala Dinas PPKB Kota Makassar, Drs. A. Irwan Bangsawan, M.Si, mengungkapkan bahwa saat ini prevalensi stunting di Kota Makassar, berada di angka 3,65 persen atau sekitar 2.824 anak.
Meski angka ini tergolong rendah, terdapat sekitar 19.630 keluarga yang masuk kategori risiko stunting.
”Program MBG untuk sasaran 3B adalah langkah konkret untuk memastikan anak-anak Makassar mendapatkan asupan gizi terbaik sejak awal kehidupan mereka,” kata Irwan.
Senada dengan hal tersebut, Kepala KPPG Wilayah Sulsel, Handayani, SKM., MPH, memaparkan progres operasional di lapangan.
Saat ini, dari 103 SPPG yang ada di Makassar, sebanyak 41 unit telah aktif menyalurkan bantuan kepada 8.713 sasaran.
”Hasil kesepakatan rapat hari ini, seluruh SPPG yang belum beroperasi akan segera memulai penyaluran MBG ke Sasaran 3B pada April 2026 mendatang dengan jumlah sasaran yang lebih luas,” pungkasnya.
Hadir dalam kegiatan Kemendukbangga/BKKBN tersebut jajaran Dinas Kesehatan, TP PKK, serta para Kepala SPPG se-Kota Makassar, yang berkomitmen penuh mensukseskan program pemenuhan gizi nasional ini. (*)
Comment