MENITNEWS.COM, MAKASSAR — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar dari Fraksi PDI Perjuangan, Andi Tenri Uji Idris, menegaskan bahwa eksistensi perempuan dalam ranah publik bukan lagi sekadar pelengkap administratif.
Menurutnya, perempuan saat ini memegang peran krusial sebagai penentu arah pembangunan, khususnya di Kota Makassar.
Hal tersebut disampaikan Andi Tenri Uji, dalam rangka memperingati Hari Perempuan Sedunia (International Women’s Day) yang jatuh pada 8 Maret 2026 lalu.
Melalui pernyataan resminya, Wakil Bendahara DPD PDI Perjuangan Sulawesi Selatan ini menekankan, pentingnya amanah sebagai pembuat kebijakan dalam memperjuangkan hak-hak perempuan.
”Menjadi bagian dari pembuat kebijakan di Kota Makassar adalah amanah yang mempertegas satu hal: perempuan bukan hanya pelengkap, tapi penentu arah pembangunan,” tegas Andi Tenri Uji, Jumat (13/3/2026).
Inklusivitas dan Pemberdayaan Komunitas
Andi Tenri Uji mengajak seluruh perempuan, untuk berani bermimpi besar dan tetap menjadi diri sendiri.
Andi Tenri Uji meyakini bahwa, kemajuan seorang perempuan akan membawa dampak domino yang positif bagi lingkungan di sekitarnya.

”Ketika satu perempuan maju, ia membawa seluruh komunitasnya ikut melangkah,” imbuh Andi Tenri Uji.
Beberapa poin utama yang ditekankan Andi Tenri Uji dalam pesan peringatan tersebut antara lain pemberdayaan: Mengajak perempuan untuk terus berdaya dan bersuara di ruang publik.
Inklusivitas: Mendorong terciptanya masa depan yang lebih adil bagi seluruh lapisan masyarakat.
Kontribusi Nyata: Memberikan dampak positif bagi kota tercinta melalui peran aktif di berbagai sektor.
Menutup pernyataannya, Andi Tenri Uji, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh perempuan tangguh di Indonesia, khususnya di Kota Makassar.
Ia berharap semangat Hari Perempuan Sedunia ini menjadi momentum untuk saling menguatkan antarsesama perempuan, demi kemajuan daerah.
”Mari terus berdaya, bersuara, dan berdampak bagi kota tercinta. Selamat Hari Perempuan Internasional untuk seluruh perempuan tangguh di Bumi Pertiwi,” pungkas Andi Tenri Uji. (*)
Comment