Suhardi Duka Instruksikan Penguatan Investasi di RKPD 2027, Antisipasi Tekanan Ekonomi

ads
ads

MENITNEWS.COM, ​MAMUJU — Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka, memberikan instruksi tegas kepada seluruh perangkat daerah untuk memprioritaskan peningkatan investasi dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.

Langkah ini diambil sebagai strategi adaptif menghadapi kondisi keuangan negara yang tengah tertekan.

​Instruksi tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja Pimpinan (Rakerpim) Forum Lintas Perangkat Daerah yang berlangsung di Ballroom Andi Depu, Kantor Gubernur Sulbar, baru-baru ini.

​Dalam arahannya, Suhardi Duka menyoroti kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang terdampak oleh tingginya ketergantungan terhadap impor minyak.

Kondisi global ini memaksa pemerintah pusat hingga daerah, untuk melakukan efisiensi anggaran secara besar-besaran.

​”Kondisi keuangan negara menuntut kita untuk menyusun strategi pembangunan yang lebih adaptif dan efisien. Investasi daerah adalah kunci utama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka lapangan kerja di tengah keterbatasan anggaran,” ujar Suhardi.

​Penguatan investasi ini merupakan implementasi nyata dari visi Pancadaya yang diusung pasangan Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga.

Program tersebut menitikberatkan pada penguatan ekonomi daerah yang berkelanjutan, peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan penciptaan iklim usaha yang kondusif di Sulawesi Barat.

​Respons Cepat DPMPTSP Sulbar

​Menanggapi arahan Gubernur Sulbar, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sulbar menyatakan kesiapannya untuk melakukan akselerasi di lapangan.

​Kepala DPMPTSP Sulbar, Kain Lotong, menegaskan bahwa pihaknya akan segera menindaklanjuti poin-poin strategis dalam RKPD 2027 dengan dua langkah utama:

​Penguatan Promosi: Menggali dan memasarkan potensi unggulan daerah secara lebih masif ke investor nasional maupun internasional.

​Reformasi Layanan: Meningkatkan kualitas pelayanan perizinan agar lebih cepat, transparan, dan akuntabel guna mendongkrak realisasi investasi.

​”Kami berkomitmen penuh untuk menciptakan iklim investasi yang menarik di Sulbar sesuai arahan Gubernur. Fokus kami adalah mempermudah jalan bagi investor agar dampak ekonominya langsung dirasakan masyarakat,” pungkas Kain Lotong.

​Rakerpim yang dipimpin Gubernur Sulbar, Suhardi Duka ini, dihadiri oleh jajaran Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, hingga fungsional perencana di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat. (*)

Comment