Gubernur Sulbar Instruksikan Harga Ikan Turun Drastis di Gerakan Pangan Murah, Stok Ludes dalam 20 Menit

ads
ads

MENITNEWS.COM, POLEWALI MANDAR – Semangat berbagi di bulan suci Ramadhan ditunjukkan secara nyata oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar). Melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar serentak di Kabupaten Polewali Mandar dan Kabupaten Mamuju pada Jumat (13/03/2026), ribuan warga menyerbu lokasi demi mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Kegiatan di Polewali Mandar yang dipusatkan di Jl. Daeng Ngimpung, Kelurahan Manding, menjadi sorotan utama. Pasalnya, Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, hadir langsung memantau jalannya kegiatan didampingi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sulbar, Safaruddin, S.DM.

Intervensi Harga Spontan dari Gubernur

Momen paling menarik terjadi di gerai DKP Provinsi Sulbar. Awalnya, stok ikan Layang dan Cakalang segar yang didatangkan langsung dari Kecamatan Tinambung dibanderol seharga Rp30.000/kg.

Melihat antusiasme warga yang luar biasa di tengah terik matahari, Gubernur Suhardi Duka secara spontan memberikan instruksi khusus untuk menurunkan harga jual secara drastis menjadi Rp20.000/kg.

Keputusan tersebut langsung disambut sorak sorai gembira para ibu rumah tangga yang mengantre. Efeknya pun instan: seluruh stok ikan habis terjual hanya dalam waktu 20 menit.

“Kami ingin memastikan masyarakat dapat menikmati protein hewani berkualitas dengan harga yang sangat ramah di kantong, terutama di momen Ramadhan ini,” ujar Gubernur di sela-sela kunjungannya.


Sinergi Lintas Sektor di Mamuju

Keriuhan serupa juga terlihat di GPM Kabupaten Mamuju yang berlokasi di Kompleks Pasar Baru. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara POLDA Sulbar dan Dinas Pangan Kabupaten Mamuju.

DKP Provinsi Sulbar turut berpartisipasi dalam agenda ini dengan menyediakan pasokan ikan Layang berkualitas seharga Rp25.000/kg di bawah koordinasi Sekretaris Dinas, Oktoriro, AS.


Komitmen Menjaga Stabilitas Pangan

Kepala DKP Sulbar, Safaruddin, S.DM, memberikan apresiasi tinggi terhadap kolaborasi seluruh pihak. Menurutnya, intervensi harga yang dilakukan pimpinan daerah adalah bukti nyata kehadiran negara di tengah kesulitan ekonomi masyarakat.

“Saya sangat terkesan dengan ketertiban dan semangat warga. Intervensi harga hari ini adalah bukti empati Bapak Gubernur terhadap kondisi ekonomi rakyat,” ungkap Safaruddin optimis.

Ia menambahkan bahwa DKP berkomitmen untuk terus menjaga rantai pasok ikan segar agar tetap stabil dan terjangkau di seluruh wilayah Sulawesi Barat, setidaknya hingga hari raya Idul Fitri mendatang. (*)

Comment