Momentum Bersejarah, Unhas Angkat 915 Pegawai Baru Untuk Perkuat Tata Kelola Kampus

ads
ads

MENITNEWS.COM, MAKASSAR — Universitas Hasanuddin (Unhas) mencatatkan momentum bersejarah, dalam pengelolaan sumber daya manusia melalui pengambilan sumpah Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Nonpegawai Negeri Sipil Tetap (NPT), pelantikan serta pengambilan sumpah Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), sekaligus penyerahan Surat Keputusan (SK) kepada ratusan tenaga kependidikan.

Pada kesempatan tersebut, Unhas menyerahkan SK kepada 397 tenaga kependidikan Nonpegawai Negeri Sipil Tidak Tetap (NPTT) dan 337 Calon Nonpegawai Negeri Sipil Tetap (CNPT).

Jumlah ini menjadi salah satu pengangkatan terbesar dalam pengelolaan kepegawaian di lingkungan Universitas. Kegiatan berlangsung di Baruga A.P. Pettarani, Kampus Unhas Tamalanrea, Makassar, Selasa (17/3/2026).

Dalam sambutannya, Rektor Unhas Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc (Prof JJ), menegaskan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen institusi dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia yang menjadi pondasi utama pengembangan universitas.

Penguatan SDM dinilai sebagai langkah strategis untuk memastikan tata kelola institusi berjalan profesional, efektif, dan berkelanjutan.

Menurutnya, penyerahan SK tidak hanya dipahami sebagai proses administratif semata, tetapi juga merupakan bentuk pengakuan institusi terhadap dedikasi, kerja keras.

Serta kontribusi para pegawai dalam mendukung aktivitas akademik maupun administrasi Universitas.

“Status kepegawaian yang lebih jelas diharapkan mampu mendorong peningkatan profesionalisme, integritas, serta komitmen dalam memberikan layanan terbaik bagi Sivitas Akademika,” jelas Prof JJ.

Lebih lanjut, Prof JJ menekankan peran tenaga kependidikan memiliki posisi yang sangat penting dalam memastikan operasional universitas berjalan dengan baik.

Kampus yang besar, menurutnya, tidak hanya dibangun oleh Dosen yang unggul dalam bidang akademik, tetapi juga oleh tenaga kependidikan yang bekerja dengan dedikasi tinggi.

“Peran saudara-saudara bukan sekadar pelengkap, melainkan bagian inti yang menjadikan Unhas ini hidup dan berjalan dengan tertib, profesional, serta dapat diandalkan,” tutur Prof JJ.

Pengangkatan Pegawai Unhas dalam jumlah besar ini, merupakan bagian dari strategi institusi untuk memastikan ketersediaan sumber daya manusia yang sesuai dengan kebutuhan unit kerja.

Dengan struktur kepegawaian yang lebih kuat, universitas diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan akademik maupun administrasi.

Selain memperkuat kapasitas SDM, kebijakan ini juga bertujuan memberikan kepastian hukum terhadap status kepegawaian para pegawai. Sekaligus membuka ruang bagi peningkatan kesejahteraan.

Menurut Prof JJ, Universitas harus bertumbuh sebagai institusi yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga memperhatikan kesejahteraan sumber daya manusia yang menopangnya.

Adapun rincian peserta dalam kegiatan tersebut meliputi:

1. Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang disumpah sebanyak 13 orang dari total 345 CPNS Tahun Anggaran 2023.

2. Nonpegawai Negeri Sipil Tetap (NPT) sebanyak 167 orang, terdiri dari 163 dosen dan 4 tenaga kependidikan.

3. Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang dilantik dan disumpah sebanyak 5 orang dari total 149 PPPK Tenaga Kesehatan Tahun Anggaran 2023.

4. Calon Nonpegawai Negeri Sipil Tetap (CNPT) sebanyak 337 orang.

5. Nonpegawai Negeri Sipil Tidak Tetap (NPTT) Tenaga Kependidikan sebanyak 393 orang.

Jumlah tersebut menunjukkan komitmen Unhas dalam memperkuat struktur kepegawaian, sekaligus memastikan ketersediaan sumber daya manusia yang profesional dan berkelanjutan guna mendukung pengembangan institusi. (*)

Comment