Jelang Lebaran, KominfoSS Sulbar Ingatkan Warga Waspada Hoaks dan Penipuan Digital

ads
ads

MENITNEWS.COM, ​MAMUJU — Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfo SS) Sulbar, mengeluarkan imbauan tegas bagi masyarakat agar lebih bijak dan cermat dalam menggunakan media sosial.

​Langkah ini diambil guna mengantisipasi lonjakan arus informasi yang berpotensi disusupi konten negatif.

Mulai dari berita bohong (hoaks), hingga praktik penipuan digital yang kerap marak di momentum lebaran.

​Kepala Dinas KominfoSS Sulbar, Ridwan Djafar, menyatakan bahwa instruksi ini merupakan arahan langsung dari Gubernur Sulbar, Suhardi Duka.

Menurutnya, suasana lebaran yang identik dengan peningkatan aktivitas digital sering kali dimanfaatkan pihak tidak bertanggung jawab untuk menyebarkan informasi tidak akurat.

​”Masyarakat jangan mudah terpancing oleh konten yang belum jelas kebenarannya, apalagi yang berpotensi menimbulkan keresahan di tengah publik,” ujar Ridwan Djafar di Mamuju.

​Ridwan menekankan bahwa momen keagamaan seharusnya menjadi ruang untuk mempererat tali silaturahmi, bukan tempat penyebaran kebencian.

Kadis KominfoSS Sulbar menyoroti tiga ancaman utama yang patut diwaspadai:

​Penyebaran Hoaks: Berita palsu mengenai kebijakan pemerintah atau isu SARA.

​Penipuan Digital: Modus penipuan berkedok hadiah lebaran atau paket promo palsu.

​Konten Provokatif: Unggahan yang dapat memicu perdebatan panas dan merusak keharmonisan.

​“Bijak bermedia sosial adalah bagian dari menjaga ketertiban dan keharmonisan, apalagi di momentum Lebaran yang penuh makna ini,” tuturnya.

​Sebagai benteng utama, Diskominfo SS Sulbar mendorong penguatan literasi digital bagi setiap individu.

Masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi konsumen informasi, tetapi juga filter bagi lingkaran pertemanan mereka sendiri. Ridwan mengajak warga untuk mengedepankan prinsip “Saring sebelum Sharing”.

Ia berharap media sosial lebih banyak diisi dengan pesan-pesan kebaikan dan informasi bermanfaat yang mendukung suasana kondusif selama perayaan hari kemenangan.

​“Masyarakat harus mampu memilah, memahami, dan bertanggung jawab atas setiap konten yang mereka bagikan di ruang publik,” tutup Kadis KominfoSS Sulbar. (*)

Comment