Tutup Safari Ramadan di Sangkarrang, Munafri Arifuddin Pastikan Pembangunan Kepulauan Jadi Prioritas

ads
ads

MENITNEWS.COM, ​MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, resmi menutup rangkaian Safari Ramadan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar tahun 1447 H di Pulau Barrang Lompo, Kecamatan Kepulauan Sangkarrang, Rabu (18/3/2026).

Penutupan di wilayah kepulauan ini menjadi simbol komitmen pemerintah, dalam memeratakan pembangunan dan pelayanan publik hingga ke pelosok bahari.

​Didampingi Ketua TP PKK Makassar, Melinda Aksa Mahmud, dan jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pria yang akrab disapa Appi ini tiba di lokasi sekitar pukul 17.20 WITA.

Kehadiran rombongan disambut hangat oleh warga setempat yang memadati area silaturahmi menjelang waktu berbuka puasa.

​Dalam sambutannya, Munafri menegaskan bahwa pemilihan Kecamatan Kepulauan Sangkarrang sebagai lokasi penutupan Safari Ramadan hari ke-28 (malam ke-29), bukan tanpa alasan.

Hal ini dilakukan untuk melihat langsung kondisi riil masyarakat di luar wilayah daratan Makassar.

​”Ini adalah Safari Ramadan terakhir kita. Kami sengaja memboyong banyak Kepala SKPD ke sini, agar mereka melihat langsung kondisi lapangan. Tidak ada alasan bagi Aparatur Pemerintah untuk abai terhadap kebutuhan warga pulau,” tegas Munafri Arifuddin.

​Sejumlah pejabat teras tampak hadir mendampingi Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, di antaranya Plh Sekretaris Daerah, Asisten II, serta para Kepala Dinas.

Mulai dari Dinas PU, Pendidikan, Kesehatan, hingga Dinas Komunikasi dan Informatika. Kehadiran lintas sektor ini diharapkan mempercepat respons pemerintah terhadap isu-isu spesifik di wilayah kepulauan.

​Tak sekadar seremonial, kunjungan ini juga dirangkaikan dengan aksi sosial.

Pemkot Makassar bersama Bosowa Peduli, Bulog, dan Dinas Ketahanan Pangan, menyalurkan paket pangan Ramadan bagi warga kurang mampu di Pulau Barrang Lompo.

​”Bantuan ini adalah bentuk kepedulian nyata. Jangan dilihat dari nilainya, tapi lihatlah sebagai upaya pemerintah untuk hadir dan meringankan beban masyarakat, khususnya di hari-hari terakhir bulan suci,” tutur Munafri Arifuddin.

​Di hadapan Camat Sangkarrang, Andi Asdhar, dan para Lurah, Wali Kota memberikan instruksi khusus agar pelayanan publik di kepulauan harus setara dengan wilayah perkotaan.

Ia meminta jajaran Kecamatan lebih responsif dan inovatif, dalam menangani kendala geografis yang dihadapi warga.

​Rangkaian kegiatan di Kecamatan Sangkarrang, diakhiri dengan Salat Isya dan Tarawih berjemaah.

Menjelang Idulfitri, Munafri Arifuddin juga mengajak masyarakat untuk tetap meramaikan Masjid, termasuk mengikuti Salat Lail (Qiyamul Lail), yang digelar di Masjid Balai Kota Makassar sebagai puncak ibadah di akhir Bulan Suci Ramadan. (*)

Comment