Idulfitri di Serambi Makkah, Presiden Prabowo Salat Id dan Halalbihalal Bareng Warga Aceh Tamiang

ads
ads

MENITNEWS.COM, ​ACEH TAMIANG — Presiden RI Prabowo Subianto, memilih merayakan hari kemenangan Idulfitri 1447 Hijriah bersama masyarakat Aceh.

Kepala Negara melaksanakan ibadah salat Id di Masjid Darussalam, Kampung Simpang, Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh pada Sabtu (21/3/2026) pagi.

​Momen perdana lebaran di Tanah Rencong ini, disambut antusiasme tinggi oleh ribuan jemaah yang memadati area masjid sejak fajar.

​Berdasarkan pantauan dari kanal YouTube Sekretariat Presiden, Presiden Prabowo tiba di lokasi sekitar pukul 07.20 WIB.

Mengenakan pakaian koko putih dan peci hitam, Presiden tampak didampingi oleh Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, dan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian.

​Presiden langsung menuju saf terdepan untuk mengikuti rangkaian ibadah. Di sampingnya, tampak Gubernur Aceh. Muzakir Manaf—atau yang akrab disapa Mualem—serta sejumlah pejabat tinggi kabinet turut menjalankan salat dengan khusyuk.

​Usai rangkaian salat Id selesai, suasana berubah menjadi hangat saat Presiden Prabowo menggelar prosesi halalbihalal.

Alih-alih langsung meninggalkan lokasi, Presiden Prabowo  memilih menyalami satu per satu warga yang telah mengantre di dalam Masjid.

​Warga Aceh Tamiang tampak memanfaatkan momen langka ini untuk menyapa langsung Kepala Negara.

Tidak sedikit dari mereka yang mengabadikan momen tersebut menggunakan ponsel pintar masing-masing.

​Setelah menyapa jemaah di dalam Masjid, Presiden Prabowo keluar menuju halaman untuk menyapa masyarakat yang sudah menunggu di luar area utama.

Sebagai bentuk syukur di Hari Raya, Presiden  Prabowo juga membagikan bantuan sembako secara simbolis kepada warga setempat.

​”Kehadiran Bapak Presiden di sini merupakan kehormatan besar bagi rakyat Aceh, khususnya warga Tamiang,” ujar salah satu warga di lokasi.

​Kunjungan ini menegaskan kedekatan Presiden Prabowo dengan masyarakat di daerah, sekaligus memperkuat silaturahmi antara pemerintah pusat dan daerah di hari yang fitri. (*)

Comment