Momen Idulfitri, Gubernur Sulbar Serap Aspirasi Kerajaan Balanipa dan Perkuat Sinergi Daerah

ads
ads

MENITNEWS.COM, ​MAMUJU — Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka, menjadikan momentum perayaan Idulfitri 1447 H, sebagai ajang mempererat simpul koordinasi antarwilayah.

Bertempat di Rumah Jabatan Gubernur Sulbar, pada Minggu (22/3/2026), Suhardi menyambut kehadiran pemimpin dari enam Kabupaten serta Tokoh Adat Kerajaan Balanipa.

​Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut tidak hanya menjadi ajang saling memaafkan, tetapi juga menjadi wadah bagi Pemerintah Provinsi Sulbar, untuk menjaring aspirasi langsung dari akar rumput dan entitas budaya.

​Dalam keterangannya, Suhardi Duka, mengapresiasi kehadiran seluruh Kepala Daerah dari enam Kabupaten di Sulawesi Barat.

Menurutnya, harmonisasi antara Pemerintah Provinsi dan Kabupaten adalah kunci utama dalam menjalankan roda pembangunan.

​“Alhamdulillah, enam Pemerintah Kabupaten sudah bersilaturahmi. Kita saling memaafkan; mungkin ada kekhilafan Gubernur maupun para Bupati, di hari yang fitri ini kita bersihkan hati,” ujar Gubernur Sulbar, Suhardi Duka.

​Mendengar Suara Masyarakat Adat

​Hal menarik dalam rangkaian silaturahmi bersama Gubernur Sulbar kali ini, adalah kehadiran perwakilan dari Kerajaan Balanipa.

Kehadiran unsur masyarakat adat ini menjadi penutup rangkaian acara, sekaligus menegaskan keterbukaan Pemprov Sulbar terhadap nilai-nilai budaya dan sejarah lokal.

​Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, menegaskan bahwa pihaknya menyambut baik aspirasi yang disampaikan oleh pihak Kerajaan Balanipa.

Ia menilai masukan dari Tokoh Adat sangat krusial, agar pembangunan di Provinsi Sulawesi Barat tetap berpijak pada kearifan lokal.

​“Acara ditutup dengan kehadiran Kerajaan Balanipa yang menyampaikan aspirasinya. Kami menyambut itu dengan sangat baik sebagai bagian dari upaya membangun Sulbar yang lebih inklusif,” tuturnya.

​Gubernur Sulbar menekankan bahwa, Pemerintah Provinsi Sulbar akan terus membuka ruang dialog bagi seluruh elemen masyarakat.

Mulai dari birokrat hingga pemangku adat. Sinergi ini diharapkan mampu menjaga persatuan serta mempercepat tercapainya program-program strategis di Bumi Manakarra.

​Kegiatan silaturahmi ini ditutup dengan sesi foto bersama Gubernur Sulbar dan ramah tamah, menandai semangat kebersamaan yang kuat untuk menatap tahun pembangunan ke depan. (*)

Comment