Bersama Warga Pegunungan, Bupati Pangkep Gelar Salat Id di Tondong Tallasa

ads
ads

MENITNEWS.COM, ​PANGKEP — Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau (MYL), memilih merayakan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah bersama masyarakat di wilayah dataran tinggi.

Ia melaksanakan Salat Id di halaman SMA 8 Tondong Tallasa, Desa Bantimurung, Kecamatan Tondong Tallasa, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sabtu lalu (21/3/2026).

​Kehadiran orang nomor satu di Pangkep ini, disambut antusias oleh ratusan warga yang memenuhi lokasi sejak pukul 06.00 WITA.

Bagi warga setempat, kehadiran Bupati di wilayah pegunungan merupakan simbol kedekatan pemimpin dengan rakyatnya.

​Dalam sambutannya usai pelaksanaan ibadah, Bupati Pangkep, Yusran Lalogau, memaparkan sejumlah capaian dan rencana strategis Pemerintah Kabupaten Pangkep.

Ia menegaskan bahwa pemerintah tetap berkomitmen penuh pada penguatan sektor dasar.

​”Kami terus menjalankan program-program prioritas, mulai dari pengembangan kualitas pendidikan, peningkatan layanan kesehatan, hingga penguatan ekonomi masyarakat di tingkat desa,” ujar Bupati Pangkep.

​Selain program daerah, Yusran juga mengajak masyarakat untuk mendukung penuh kebijakan pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Salah satu yang menjadi sorotan Bupati Pangkep adalah pemenuhan gizi masyarakat melalui program nasional.

​”Mari kita bahu-membahu menyukseskan program Makan Bergizi Gratis, khususnya bagi masyarakat di Kecamatan Tondong Tallasa, guna menciptakan generasi yang lebih sehat dan kuat,” tutur Bupati Pangkep.

​Inovasi Pelayanan: Nikah Massal 2026

​Tidak hanya soal infrastruktur dan gizi, Bupati Pangkep juga mengumumkan rencana program sosial baru.

Pemkab Pangkep akan bekerja sama dengan Kementerian Agama untuk menggelar program nikah massal pada tahun 2026.

Program ini bertujuan memberikan kepastian hukum dan administrasi bagi pasangan yang ingin membangun rumah tangga secara sah.

​Menutup kunjungannya, Bupati Pangkep yang akrab disapa MYL ini, memberikan pesan spiritual kepada para jemaah.

Ia menekankan pentingnya menjaga harmoni sosial dan membuang penyakit hati setelah menjalani satu bulan penuh berpuasa.

​”Mari kita hilangkan rasa benci, dengki, dan sombong. Ganti dengan rasa kasih sayang dan persaudaraan yang tulus. Idulfitri adalah momentum untuk saling memaafkan dengan hati terbuka,” pesan Yusran.

​Salah seorang tokoh masyarakat setempat mengungkapkan rasa harunya atas kehadiran sang Bupati.

“Beliau (Bupati Pangkep) dekat dengan kami. Kehadirannya di sini membuktikan bahwa pemerintah tidak hanya ada di kota, tapi juga peduli hingga ke pelosok pegunungan,” pungkasnya. (*)

Comment