MENITNEWS.COM, MAKASSAR — Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum atau PDAM Kota Makassar, tengah menggencarkan program penggantian meteran air secara berkala bagi para pelanggan.
Program yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan ini, dilaksanakan secara gratis dan dijadwalkan berlangsung hingga akhir Maret 2026 ini.
Langkah ini diambil sebagai bentuk upaya perusahaan dalam melindungi hak pelanggan, melalui pencatatan pemakaian air yang lebih akurat dan adil.
Meteran air yang telah berusia tua atau mengalami kerusakan teknis dinilai menjadi penyebab utama ketidaksesuaian data penggunaan.
Fokus Pada Meter Berusia di Atas 5 Tahun
Berdasarkan evaluasi teknis, meteran air yang telah digunakan lebih dari lima tahun memiliki potensi penurunan akurasi yang signifikan.
Selain faktor usia, penggantian juga menyasar meter yang mengalami kendala fisik seperti kaca buram, tertimbun tanah, macet, hingga rusak akibat korosi.
”Penggantian meter dilakukan untuk menjaga keakuratan pencatatan pemakaian air demi pelayanan yang adil dan transparan bagi seluruh pelanggan,” jelas Kabag Humas PDAM Makassar, Fazad Azizah, Senin (23/3/2026).

Prosedur Penggantian Oleh Petugas Resmi
Proses penggantian di lapangan akan dilaksanakan sepenuhnya oleh petugas resmi Perumda Air Minum atau PDAM Kota Makassar.
Para petugas bekerja berdasarkan pendataan dan evaluasi teknis yang telah dilakukan sebelumnya.
Serta tentunya tetap mengacu pada standar pelayanan perusahaan yang berlaku.
Guna memperlancar jalannya program ini, pihak PDAM Makassar mengimbau kepada masyarakat untuk memberikan akses bagi petugas yang datang ke lokasi.
Kerja sama pelanggan sangat diperlukan, agar proses teknis penggantian dapat diselesaikan dengan cepat dan tepat sasaran.
Mengingat program ini akan berakhir pada akhir Maret 2026 ini, pelanggan diharapkan dapat segera memastikan kondisi meter air di hunian masing-masing.
“Dengan pembaharuan alat ukur ini, diharapkan tidak ada lagi keluhan terhadap PDAM Makassar, terkait lonjakan tagihan yang diakibatkan oleh kerusakan perangkat mekanis pada meteran lama,” tutur Fazad. (*)
Comment