MENITNEWS.COM, SAMARINDA — Teka-teki mengenai suksesi kepemimpinan di PT BPD Kaltim-Kaltara (Bank Kaltimtara) mulai menemui titik terang.
Dua nama calon Direktur Utama (Dirut) Bank Kaltimtara, Amri Mauraga dan Romy Wijayanto, dikabarkan telah lolos penilaian kemampuan dan kepatuhan (Fit and Proper Test) oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Nama Amri Mauraga menjadi sorotan, lantaran rekam jejaknya yang pernah menakhodai Bank Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Bank Sulselbar).
Berdasarkan data yang dihimpun, Amri menjabat sebagai Direktur Utama Bank Sulselbar pada periode 2020 hingga 2022.
Rekam Jejak Amri Mauraga
Amri memulai langkah strategisnya saat diusulkan oleh Gubernur Sulawesi Selatan kala itu, Nurdin Abdullah, dalam RUPS Luar Biasa pada Oktober 2020.
Penunjukannya sempat mengejutkan publik, karena Amri dipromosikan dari posisi Pemimpin Grup Perencanaan—satu level di bawah jajaran Direksi—menjadi Plt Dirut, sebelum akhirnya definitif.
”Sosok Amri Mauraga dinilai memenuhi kriteria yang dibutuhkan untuk kondisi perbankan saat itu,” ungkap sumber terkait mengenai performanya di Sulawesi Selatan.
Namun, pada Februari 2022, ia memilih mengundurkan diri dari jabatannya melalui RUPSLB.
Romy Wijayanto: Kandidat Dengan Segudang Penghargaan
Selain Amri, nama Romy Wijayanto muncul sebagai kompetitor kuat. Romy bukanlah orang baru di industri perbankan daerah.
Ia sebelumnya menjabat sebagai Direktur Keuangan & Strategi Bank DKI, dan dikenal memiliki reputasi moncer di bidang finansial.
Sepanjang tahun 2023 hingga 2024, Romy tercatat meraih berbagai penghargaan prestisius, di antaranya:
Best Performance CFO 2023 (Regional Bank) dari Warta Ekonomi Group.
Best Performance CFO 2024 dalam kategori Strategy Roadmap Implementation.
Percepatan Suksesi Oleh Gubernur Kaltim
Langkah Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, untuk mempercepat pergantian Direktur Utama cukup mengejutkan banyak pihak.
Pasalnya, Dirut saat ini, Muhammad Yamin, baru saja dikukuhkan kembali untuk periode kedua (2024–2028) pada April 2024 lalu.
Secara normatif, masa jabatan Yamin masih tersisa sekitar dua tahun lagi.
Dalam RUPS Bank Kaltimtara Tahun Buku 2025 di Balikpapan, baru-baru ini, Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud telah memperkenalkan Amri dan Romy kepada para pemegang saham, sebagai calon pemimpin baru.
Meski proses di OJK dikabarkan telah rampung, penetapan Dirut definitif tampaknya tidak akan dilakukan dalam waktu dekat secara terburu-buru.
Gubernur Kalimantan Utara, Zainal Arifin Paliwang, selaku salah satu pemegang saham, meminta agar pembahasan penetapan Dirut baru dilakukan setelah Idulfitri.
Hingga saat ini, pihak Pemerintah Provinsi Kaltim selaku pemegang saham mayoritas (64,51%) belum memberikan penjelasan mendalam.
Itu terkait alasan di balik percepatan pergantian posisi yang tengah diduduki Muhammad Yamin tersebut.
Pengalaman sebagai eks Dirut Bank Sulselbar, Amri Mauraga, punya kans besar menjabat Dirut Bank Kaltimtara. (*)
Comment