Jadi Rujukan Nasional, Pemprov Kaltim Segera Sambangi Sulbar Pelajari Pajak Air Permukaan

ads
ads

MENITNEWS.COM, ​MAMUJU — Keberhasilan Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) dalam mengelola sektor pendapatan daerah, menarik perhatian berbagai provinsi di Indonesia. Terbaru, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim), dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke Bumi Manakarra, untuk mempelajari strategi optimalisasi Pajak Air Permukaan (PAP).

​Guna memastikan kesiapan teknis dan substansi, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulbar, Abdul Wahab Hasan Sulur, melakukan koordinasi langsung dengan Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, di ruang kerja Gubernur pada Kamis (26/3/2026).

​Dalam pertemuan tersebut, Abdul Wahab yang didampingi Sekretaris Bapenda, Fahri Yusuf, menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan momentum krusial untuk memperkuat kolaborasi lintas daerah.

Mengingat rombongan Kaltim direncanakan dipimpin langsung oleh Gubernurnya, persiapan matang menjadi prioritas utama.

​”Langkah ini adalah bentuk keseriusan kami dalam memastikan Sulbar siap menerima kunjungan Pemprov Kaltim. Ini bukan sekadar pertemuan biasa, tapi penguatan sinergi nasional dalam optimalisasi PAD,” ujar Abdul Wahab.

​Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, memberikan apresiasi tinggi atas gerak cepat Bapenda. Menurutnya, ketertarikan provinsi lain seperti Pemprov Kaltim untuk belajar ke Sulbar adalah bukti nyata bahwa tata kelola pajak daerah di Sulbar berjalan efektif dan inovatif.

​”Ini adalah bagian dari upaya kita meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan yang akuntabel. Kunjungan ini merupakan peluang strategis bagi Sulbar untuk menunjukkan praktik terbaik (best practice) dalam pengelolaan Pajak Air Permukaan,” tegas Suhardi Duka.

​Mengapa Pajak Air Permukaan Sulbar Menjadi Primadona?

​Beberapa poin utama yang membuat pengelolaan PAP di Sulbar menjadi rujukan studi banding daerah lain antara lain:

​Mekanisme Inovatif: Penerapan sistem pemungutan yang transparan dan berbasis teknologi.

​Efektivitas Penagihan: Strategi jitu dalam merangkul wajib pajak sektor industri.

​Peningkatan PAD: Kontribusi signifikan PAP terhadap pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

​Dengan kunjungan Pemprov Kaltim ini, diharapkan terjadi pertukaran ilmu yang saling menguntungkan (knowledge sharing) untuk mendukung pembangunan daerah di kedua provinsi. (*)

Comment