MENITNEWS.COM, MAKASSAR — Manajemen PSM Makassar, mulai bergerak cepat mengamankan fondasi tim untuk musim depan.
Di tengah panasnya spekulasi bursa transfer, tim berjuluk Juku Eja mengonfirmasi telah resmi memperpanjang masa bakti dua legiun asing mereka.
Langkah strategis ini diambil meski kompetisi Liga 1 2025/2026 masih menyisakan sembilan laga krusial.
Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Manajer PSM Makassar, Muhammad Nur Fajrin, sebagai bentuk komitmen klub dalam membangun kekuatan yang lebih solid.
Menepis Rumor Eksodus Pilar Utama
Belakangan, publik sepak bola Makassar diramaikan dengan isu hengkangnya sejumlah pemain kunci.
Nama-nama besar seperti Yuran Fernandes dan Victor Dethan, santer dikaitkan dengan Persebaya Surabaya.
Sementara itu, bek Aloisio Soares serta pemain muda Daffa Salman, dikabarkan tengah masuk radar klub besar lainnya.
Menanggapi hal tersebut, Muhammad Nur Fajrin memilih tetap tenang. Menurutnya, rumor transfer di penghujung musim adalah indikator positif bagi kualitas individu pemain PSM.
”Dalam dua bulan terakhir kompetisi, rumor-rumor tersebut adalah hal yang wajar. Ini membuktikan bahwa pemain kita memiliki kualitas yang diakui,” ujar Fajrin, Selasa (31/3/2026).
Evaluasi Total dan Proyeksi Musim Depan
Manajemen PSM Makassar, mengakui bahwa evaluasi mendalam sedang dilakukan, mengingat ada sekitar 12 hingga 13 pemain yang kontraknya akan segera berakhir.
Fajrin menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin mengulang performa PSM Makassar, musim ini yang dinilai kurang maksimal.
Secara mengejutkan, ia membocorkan bahwa pergerakan di balik layar telah membuahkan hasil.
Pemain Asing: Dua pemain asing dipastikan bertahan.
Pemain Lokal: Sejumlah pilar lokal juga telah mencapai kesepakatan verbal untuk menetap.
Meski identitas mereka masih dirahasiakan, pengumuman resmi dijadwalkan akan dilakukan pada momentum yang tepat setelah liga berakhir.
Di sisa kompetisi yang menentukan ini, manajemen meminta seluruh elemen tim untuk mengesampingkan spekulasi kontrak.
Fokus utama Pasukan Ramang saat ini adalah menyapu bersih poin di sembilan pertandingan terakhir, demi menjauhkan diri dari ancaman zona degradasi.
Fajrin menjamin bahwa profesionalisme pemain tidak akan terganggu oleh pembicaraan masa depan.
”Mereka profesional. Mereka sadar akan tanggung jawab untuk menyelesaikan kompetisi ini dengan maksimal,” tutup Manajer PSM Makassar dengan optimis. (*)
Comment