Perkuat Ketahanan Pangan, Plt Camat Wajo Tinjau Program Urban Farming di Kelurahan Butung

ads
ads

MENITNEWS.COM, ​MAKASSAR — Pemerintah Kecamatan Wajo terus menunjukkan komitmennya, dalam menyukseskan program prioritas Pemerintah Kota Makassar di sektor pertanian perkotaan. Pada Selasa (31/3/2026), Pelaksana Tugas (Plt) Camat Wajo, Ivan Kala’lembang, S.H., M.H., melakukan kunjungan lapangan langsung ke lokasi program Urban Farming di wilayah Kelurahan Butung.

​Didampingi oleh Lurah Butung, Selamet, serta jajaran RT/RW dan staf Kelurahan, Ivan meninjau berbagai instalasi pertanian yang dikembangkan di lingkungan padat penduduk tersebut.

Kunjungan ini bertujuan untuk memantau langsung perkembangan tanaman, serta sistem budidaya yang tengah dijalankan oleh masyarakat setempat.

​Dalam peninjauannya, Ivan menekankan bahwa Urban Farming bukan sekadar kegiatan bercocok tanam biasa di lahan sempit.

Menurutnya, ini adalah langkah strategis untuk menciptakan kemandirian ekonomi dari tingkat keluarga.

​”Kegiatan ini bukan sekadar menanam, tetapi merupakan bagian dari gerakan besar Pemerintah Kota Makassar untuk memastikan stabilitas pangan dan ekonomi masyarakat dimulai dari lingkungan terkecil kita,” ujar Camat Wajo, Ivan Kala’lembang di sela-sela kegiatannya.

​Kunjungan Camat Wajo ini juga, merupakan bentuk pengawalan terhadap instruksi Wali Kota Makassar, untuk memaksimalkan potensi pertanian perkotaan di setiap Kelurahan.

Di Kelurahan Butung, terlihat berbagai metode penanaman mulai dari hidroponik menggunakan pipa PVC, vertical garden dengan pot dinding, hingga budidaya ikan di kolam terpal yang memanfaatkan lahan terbatas.

​Tanaman yang dibudidayakan pun beragam, mulai dari sayuran hijau hingga tanaman produktif lainnya yang dapat dikonsumsi langsung oleh warga atau dipasarkan sebagai nilai tambah ekonomi.

​Dengan adanya pengawasan rutin seperti ini, diharapkan program Urban Farming di Kecamatan Wajo, khususnya di Kelurahan Butung.

Camat Wajo berharap, urban farming dapat terus berkelanjutan dan menjadi contoh bagi wilayah lain dalam menciptakan lingkungan yang hijau dan mandiri pangan. (*)

Comment