MENITNEWS.COM, JAKARTA — Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), resmi membuka gelaran Musyawarah Nasional (Munas) X di Grand Ballroom Gedung Serbaguna Minhaajurrosyidiin, Jakarta Timur, Selasa (7/4/2026).
Forum tertinggi lima tahunan ini dihadiri oleh delegasi dari seluruh penjuru negeri, termasuk utusan dari 22 Kabupaten dan Kota se-Sulawesi Selatan.
Munas X yang berlangsung hingga 9 April 2026 ini mengusung tema strategis: “Mengokohkan Peran LDII dalam Membangun Indonesia yang Berdaulat, Harmonis, dan Berkeadaban untuk Perdamaian Dunia.”
Ketua DPW LDII Sulawesi Selatan, H. Asdar Mattiro, S.Sos., M.I.Kom, menyatakan bahwa kehadiran perwakilan dari Sulsel merupakan bukti solidnya konsolidasi internal organisasi.
Dari total wilayah di Sulsel, tercatat 22 DPD Kabupaten/Kota mengirimkan delegasinya untuk berpartisipasi, baik secara luring maupun daring (hybrid).
“Munas ini adalah instrumen strategis. Kami hadir untuk memastikan LDII terus berkontribusi, berkarya, dan berkomunikasi efektif dengan seluruh elemen Bangsa,” ujar Asdar di lokasi acara.
Salah satu poin krusial dalam perhelatan tahun ini adalah, pemilihan Ketua Umum LDII untuk periode mendatang.
Asdar menekankan bahwa arah kepemimpinan baru, harus mampu menjawab tantangan zaman yang semakin kompleks.
“Kita berharap lahir pemimpin yang mampu membawa LDII menjadi organisasi yang lebih profesional dan religius. Sosok yang bisa menjaga marwah organisasi sekaligus meningkatkan kontribusi nyata bagi masyarakat luas,” tegasnya.
Tiga Pilar: Karya, Kontribusi, dan Komunikasi
Lebih lanjut, Asdar menjelaskan bahwa Munas X LDII 2026 bukan sekadar agenda rutinm
Melainkan ruang refleksi untuk memperkuat tiga pilar utama organisasi:
Karya: Menciptakan inovasi dalam pembinaan umat.
Kontribusi: Menjadi bagian dari solusi atas persoalan bangsa.
Komunikasi: Membangun jejaring yang harmonis dengan pemerintah dan stakeholder lainnya.
Pelaksanaan Munas secara hybrid, menunjukkan adaptasi cepat LDII terhadap teknologi digital.
Melalui studio mini yang tersebar di seluruh Indonesia, ribuan warga LDII dapat memantau jalannya sidang secara real-time.
Dengan semangat kolaborasi, Munas X diharapkan menghasilkan keputusan strategis yang tidak hanya bermanfaat bagi internal organisasi.
Tetapi Munas X LDII 2026, diharapkan juga mampu memperkuat posisi Indonesia dalam menciptakan perdamaian dunia, melalui dakwah yang menyejukkan dan berkeadaban. (*)
Comment