Tingkatkan Kualitas Petani, Disbun Sulbar Teken PKS Pengembangan SDM Perkebunan di Bogor

ads
ads

MENITNEWS.COM, BOGOR – Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Sulawesi Barat terus mematangkan langkah dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di sektor perkebunan. Hal ini ditegaskan melalui partisipasi aktif Kepala Disbun Sulbar, Muh. Faizal Thamrin, dalam agenda Sosialisasi Pendanaan Pengembangan SDM Perkebunan (SDMP) yang digelar di Bogor, Jawa Barat, 6–7 April 2026.

Acara yang dirangkaikan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tersebut turut dihadiri oleh Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Perkebunan, Amirullah Rasyid. Langkah ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah guna memastikan program pengembangan kapasitas SDM berjalan efektif dan tepat sasaran.

Wujudkan Visi SDM Unggul

Kepala Disbun Sulbar, Muh. Faizal Thamrin, menyampaikan bahwa keikutsertaan ini merupakan bentuk nyata dukungan terhadap misi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka. Fokus utamanya adalah membangun SDM yang unggul dan berkarakter, khususnya bagi masyarakat yang menggantungkan hidup di sektor perkebunan.

“Melalui program SDMP, kami ingin kualitas SDM perkebunan di Sulbar semakin meningkat. Hal ini sangat krusial untuk mendorong produktivitas serta daya saing komoditas kita, baik di level nasional maupun internasional,” ujar Faizal.

Perluasan Komoditas: Kakao dan Kelapa Dalam

Kabar baik bagi petani di Sulawesi Barat, mulai tahun ini cakupan pelatihan SDM tidak lagi terbatas pada satu sektor. Selain komoditi kelapa sawit yang telah berjalan selama tiga tahun terakhir, pemerintah resmi menambah dua komoditas unggulan baru dalam program pelatihan.

“Tahun ini ada tambahan komoditi untuk pengembangan pelatihan, yaitu kakao dan kelapa dalam. Ini melengkapi program kelapa sawit yang sudah berjalan sebelumnya,” tambah Faizal.

Dampak Nyata Bagi Petani

Dalam sosialisasi tersebut, peserta mendapatkan pemaparan mendalam terkait tata kelola pendanaan yang lebih transparan dan efektif. Faizal berharap, usulan penambahan komoditas ini dapat memberikan asas manfaat yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat bawah.

“Kami berharap program ini memberikan manfaat nyata bagi petani, anak-anak petani, serta para penyuluh di lapangan. Tujuannya agar kesejahteraan mereka meningkat seiring dengan kemajuan teknologi dan metode perkebunan yang berkelanjutan,” jelasnya.

Dengan ditekennya PKS ini, Dinas Perkebunan Sulawesi Barat berkomitmen penuh untuk segera mengimplementasikan hasil kesepakatan tersebut di wilayah Sulbar. Langkah strategis ini diharapkan mampu membawa sektor perkebunan Sulawesi Barat menuju tata kelola yang lebih maju, modern, dan berkelanjutan. (*)

Comment