MENITNEWS.COM, JAKARTA — Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Dapur Makan Bergizi Gratis Indonesia (APPMBGI), resmi memperkuat peran strategisnya dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Melalui kolaborasi bersama Perum Bulog, APPMBGI siap memfasilitasi distribusi Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dalam skala besar, guna menyukseskan program unggulan pemerintah, Makan Bergizi Gratis (MBG), di seluruh pelosok Tanah Air.
Langkah ini merupakan tindak lanjut dari diterbitkannya Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2026, tentang Pengadaan dan Pengelolaan Penyaluran Cadangan Beras Pemerintah Tahun 2026-2029.
Dalam aturan tersebut, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) diberikan kewenangan penuh, untuk menggunakan cadangan beras pemerintah.
Hal ini guna penyaluran program MBG melalui koordinasi ketat dengan Badan Pangan Nasional (Bapanas).
Guna mengatasi kendala logistik dan rantai pasok yang kerap terjadi di lapangan, APPMBGI mengandalkan sistem MBG C2 Centre (Command dan Control).
Sistem ini akan menyajikan data dan informasi kebutuhan beras secara real-time kepada Bapanas dan Bulog.
”Kami berkomitmen membantu pemerintah memastikan tidak ada kendala distribusi di tingkat dapur MBG maupun Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG),” jelas Ketua Umum APPMBGI, Abdul Rivai Ras yang akrab disapa Bro Rivai, Jumat (10/4/2026).
“Data yang akurat adalah kunci efektivitas penyaluran CBP,” imbuh Ketua Umum APPMBGI, Bro Rivai, merujuk pada MoU yang telah ditandatangani bersama Bulog pada 6 April 2026.
Distribusi Masif: 3,9 Juta Ton Beras dan 2 Juta Ton Minyak Goreng
Dalam kerja sama ini, APPMBGI akan membantu Perum Bulog menyalurkan stok cadangan beras yang diproyeksikan mencapai 3,9 juta ton.
Selain beras, APPMBGI juga mendapat mandat untuk menyalurkan 2 juta ton minyak goreng demi menjaga stabilitas harga dan pasokan yang sering mengalami fluktuasi di pasar domestik.
Sesuai dengan mandat Inpres 4/2026, Bulog ditugaskan untuk memastikan kualitas beras tetap terjaga selama masa simpan dan melakukan pemerataan stok antarwilayah.
Di sinilah APPMBGI berperan melalui pemberdayaan struktur Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I dan II di seluruh Indonesia, untuk memantau ketersediaan pangan di wilayah-wilayah yang dianggap rawan keterbatasan pasokan.
Mendukung Ketahanan Pangan Nasional
Selain untuk pemenuhan gizi nasional melalui program MBG, penyaluran ini juga bertujuan untuk stabilisasi pasokan dan harga pangan di pasar umum, penyediaan bantuan pangan bagi masyarakat terdampak bencana, serta memenuhi kebutuhan pangan bagi ASN, TNI, dan POLRI.
Melalui kemitraan ini, diharapkan integrasi antara kebijakan pemerintah, ketersediaan stok di Bulog, dan jaringan distribusi APPMBGI dapat menciptakan ekosistem pangan yang solid.
APPMBGI menyatakan bahwa, hal ini sejalan dengan target Inpres 4/2026 yang menginstruksikan pengadaan gabah/beras Dalam Negeri minimal 4 juta ton per tahun guna mencapai swasembada pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani. (*)
Comment