Perkuat Lini Lapangan, Kemendukbangga/BKKBN Sulsel Targetkan Penurunan Stunting di Gowa Melalui Program MBG 3B

ads
ads

MENITNEWS.COM, ​GOWA — Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan, terus berkomitmen memperkuat sinergi di tingkat akar rumput.

Melalui rapat pengendalian lini lapangan yang digelar di Kantor Dinas PP dan KB Kabupaten Gowa pada Kamis (9/4/2026), Kemendukbangga/BKKBN Sulsel, menekankan pentingnya peran kader dalam menyukseskan program Bangga Kencana dan percepatan penurunan angka stunting.

​Ketua Tim Kerja Bina Peran serta Masyarakat, IMP, dan Pendayagunaan Lembaga Organisasi Kemasyarakatan serta Humas Kemendukbangga/BKKBN Sulsel, Sitti Sulfiani, S.Sos., M.Si, menegaskan bahwa validitas data dan keaktifan kader di lapangan adalah kunci keberhasilan program pemerintah.

​”Kami ingin memastikan bahwa setiap keluarga berisiko stunting mendapatkan pendampingan yang maksimal,” tutur Sitti Sulfiani.

“Edukasi mengenai pola makan bergizi yang berkelanjutan serta pemanfaatan program MBG 3B harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh sasaran,” tambah Sitti Sulfiani, saat memaparkan materi.

​Rapat koordinasi ini bertujuan untuk mengevaluasi capaian Program Bangga Kencana, yang telah berjalan di tingkat desa dan kecamatan se-Kabupaten Gowa hingga April 2026.

Selain evaluasi, kegiatan Kemendukbangga/BKKBN Sulsel ini menjadi momentum penguatan peran Institusi Masyarakat Pedesaan (IMP).

​Beberapa poin utama yang menjadi fokus Kemendukbangga/BKKBN Sulsel dalam pertemuan tersebut antara lain:

​Penguatan Program Genting: Gerakan Terpadu Penurunan Stunting yang melibatkan seluruh elemen masyarakat secara aktif.

​Optimalisasi MBG 3B: Memastikan bantuan dan edukasi gizi tepat sasaran bagi keluarga rentan.

​Akurasi Data: Mendorong kader KB untuk terus memperbarui data lapangan guna pengambilan kebijakan yang tepat.

​Kegiatan ini diharapkan mampu memicu semangat baru, bagi para penyuluh dan kader KB di Kabupaten Gowa.

Sebagai ujung tombak di lapangan, para kader memiliki tanggung jawab besar dalam menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dan sehat.

​Dengan adanya gerakan terpadu dan berkelanjutan ini, Kemendukbangga/BKKBN Sulsel optimis angka stunting di Sulawesi Selatan, khususnya di Kabupaten Gowa, dapat ditekan secara signifikan menuju target zero stunting. (*)

Comment