Waspada Penipuan Digital Masif, Kominfo Sulbar Optimalkan Edukasi dan Kanal SP4N-LAPOR!

ads
ads

MENITNEWS.COM, ​MAMUJU — Menghadapi gelombang penipuan digital yang kian canggih, Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Kominfo) Sulawesi Barat (Sulbar), mengambil langkah proaktif.

Melalui optimalisasi Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N-LAPOR!), Kominfo Sulbar berkomitmen memperkuat literasi publik sekaligus mempermudah akses pelaporan bagi masyarakat.

​Kepala Dinas KominfoSS Sulbar, Muhammad Ridwan Djafar, mengungkapkan bahwa modus penipuan berbasis digital saat ini semakin beragam.

Pelaku tak segan mencatut nama instansi resmi melalui pesan singkat (SMS), media sosial, hingga panggilan telepon langsung.

​”Ragam modus mulai dari penipuan berkedok hadiah, permintaan data pribadi, hingga penyalahgunaan identitas pejabat kini marak terjadi. Dengan mengenali pola-pola ini, kita ingin masyarakat lebih sigap dan tidak mudah terperdaya,” ujar Ridwan di Mamuju, Jumat (10/4/2026).

​Rujukan Valid Cegah Modus Penipuan

​Ridwan menyoroti kasus penipuan rekrutmen CPNS, yang sempat viral di Gresik sebagai pengingat.

Menurutnya, potensi kejadian serupa sangat mungkin merambah ke ruang digital di wilayah Sulawesi Barat jika masyarakat tidak memiliki rujukan informasi yang valid.

​Kondisi inilah yang mendorong KominfoSS Sulbar, untuk menjadikan edukasi publik sebagai prioritas utama.

Kominfo Sulbar meminta masyarakat, untuk selalu melakukan verifikasi dan tidak langsung memercayai akun atau nomor palsu yang mengatasnamakan lembaga pemerintah.

​Fungsi Strategis SP4N-LAPOR!

​Sebagai solusi konkret, Kominfo Sulbar menyediakan platform SP4N-LAPOR!.

Kanal ini dirancang untuk menjamin hak masyarakat dalam menyampaikan pengaduan secara terpusat.

​Sederhana: Proses pelaporan yang mudah diakses siapa saja.

​Cepat & Tepat: Pengaduan langsung diteruskan ke instansi berwenang.

​Tuntas: Setiap laporan dipastikan mendapat tindak lanjut yang terkoordinasi.

​”Langkah ini merupakan bagian dari misi Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di Bumi Manakarra,” tutur Ridwan.

​Selain penguatan sistem digital, Kominfo Sulbar juga menggerakkan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM).

Sebagai garda terdepan, KIM bertugas menyebarluaskan literasi digital hingga ke tingkat komunitas terkecil.

​Kominfo Sulbar berharap, dengan sinergi antara teknologi (SP4N-LAPOR!) dan edukasi tatap muka melalui KIM, pesan kewaspadaan terhadap penipuan online dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat Sulawesi Barat secara menyeluruh. (*)

Comment