MENITNEWS.COM, MAKASSAR — Dewan Pengurus Daerah (DPD) Himpunan Pengembang Perumahan dan Permukiman (Himperra) Sulawesi Selatan (Sulsel), resmi menjadwalkan pelaksanaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Pertemuan strategis ini direncanakan akan berlangsung pada pekan pertama atau kedua Mei 2026 mendatang.
Ketua DPD Himperra Sulsel, Bachnar B. Abdullah, mengungkapkan bahwa pemilihan Bogor merupakan hasil aspirasi dominan dari para anggota di tingkat DPC maupun DPD.
Selain itu, Bogor memiliki nilai historis dan strategis bagi industri properti subsidi di Indonesia.
Pemilihan lokasi ini bukan tanpa alasan. Bogor dinilai sebagai “kawah candradimuka” bagi para pengembang properti subsidi.
Bachnar mencatat adanya percepatan masif penyediaan hunian bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), di wilayah tersebut sepanjang 2025 hingga awal 2026.
”Kabupaten Bogor adalah titik awal peluncuran program 3 Juta Rumah oleh Presiden Prabowo Subianto pada September 2025 lalu. Daerah ini memiliki ekosistem pengembang berkualitas dengan populasi MBR yang sangat tinggi,” ujar Bachnar, saat rapat pembentukan panitia di Sekretariat Himperra Sulsel, Jumat (10/4/2026).
Ia menambahkan, Bogor juga mencetak sejarah dengan pelaksanaan akad massal KPR FLPP terbesar di Perumahan Pesona Kahuripan, Cileungsi, pada akhir September 2025.
Dengan harga hunian yang kompetitif di kisaran Rp100 juta hingga Rp185 juta, Bogor menjadi barometer nasional untuk pengembangan hunian subsidi yang terintegrasi dan ramah lingkungan.
Rakerda mendatang akan berfokus pada tiga pilar utama:
Penguatan Sinergi: Mempererat hubungan antar pengembang dan pemangku kebijakan.
Evaluasi Kinerja: Menilai capaian target pembangunan hunian di Sulawesi Selatan.
Percepatan Program: Mendukung penuh target penyediaan rumah layak huni bagi masyarakat.
”Kami ingin mendekatkan pengembang dengan kebutuhan nyata masyarakat. Bogor akan menjadi referensi bagi anggota kami dalam mengembangkan hunian yang layak namun tetap terjangkau,” tambah Bachnar.
Dalam rapat koordinasi tersebut, DPD Himperra Sulsel secara resmi menunjuk Asrul sebagai Ketua Panitia, dan Rasul M. sebagai Sekretaris Panitia Rakerda.
Tim ini akan bertanggung jawab penuh dalam mempersiapkan mobilisasi pengembang dari Sulawesi Selatan menuju Jawa Barat, guna menyukseskan agenda tahunan Himperra Sulsel tersebut. (*)
Comment