Munafri Arifuddin Instruksikan DP2 Genjot Urban Farming Terintegrasi Pengelolaan Sampah

ads
ads

MENITNEWS.COM, ​MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menginstruksikan Dinas Pertanian dan Perikanan (DP2), untuk mengakselerasi program urban farming di seluruh Kelurahan.

Langkah ini diambil sebagai strategi ganda, untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus menekan volume sampah di Kota Daeng.

​Dalam arahannya pada Minggu (12/4/2026), pria yang akrab disapa Appi ini menegaskan bahwa, urban farming bukan sekadar pemanfaatan lahan sempit.

Melainkan sebuah ekosistem berkelanjutan. Sampah organik rumah tangga nantinya, akan diolah menjadi kompos untuk mendukung pertanian perkotaan tersebut.

​”Kita perlu maksimalkan program urban farming di semua wilayah. Ini adalah solusi ganda, mengurangi volume sampah sekaligus memperkuat kemandirian pangan warga di tengah dinamika perkotaan,” ujar Munafri.

​Munafri menyoroti efektivitas pengelolaan sampah di Kota Makassar yang saat ini dinilai belum optimal, karena masih di bawah angka 70 persen.

Ia mematok target ambisius, agar sistem pengelolaan sampah di Kota Makassar bisa menyentuh angka 95 persen.

​”Biaya yang kita keluarkan harus sebanding dengan hasil. Target kita, minimal 95 persen sampah harus terkelola dengan baik,” tegas Munafri Arifuddin.

​Untuk mencapai target tersebut, Wali Kota Munafri Arifuddin, meminta DP2 berkoordinasi ketat dengan Dewan Lingkungan, guna memberikan pendampingan dan fasilitas bagi masyarakat.

Ia juga mendorong pemanfaatan dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari sektor swasta, untuk memperkuat pembiayaan program.

​Selain aspek pertanian, Appi meminta keterlibatan aktif kelompok masyarakat dan organisasi kemahasiswaan.

Ia mengusulkan agar setiap kelompok membina minimal dua lorong, bekerja sama dengan lurah serta RT/RW setempat.

​Model yang ditawarkan tidak terbatas pada tanaman, tetapi juga peternakan skala kecil yang higienis.

“Sekarang beternak ayam tidak butuh lahan luas. Dengan sistem yang baik, bisa produktif, menghasilkan telur setiap hari, dan ramah lingkungan tanpa bau,” tuturnya.

​Di akhir arahannya, Wali Kota menginstruksikan para Camat dan Lurah untuk lebih rajin turun ke lapangan guna memantau kondisi wilayah secara langsung.

​”Sering-sering turun ke wilayah. Bangun kegiatan bersama masyarakat. Itulah yang akan menciptakan perubahan nyata bagi kualitas hidup warga Makassar,” pungkas Munafri Arifuddin. (*)

Comment