MENITNEWS.COM, SIDRAP — PT Pupuk Indonesia (Persero), bergerak cepat dalam memastikan ketersediaan pupuk subsidi demi mendukung kelancaran Musim Tanam II (MT II) tahun 2026.
Melalui optimalisasi Gudang Lini III Phonska & Petroorganik di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, proses bongkar muat dan distribusi pupuk ke tingkat petani kini kian diakselerasi.
Langkah taktis ini menjadi bukti nyata komitmen badan usaha milik negara tersebut dalam menjaga ketahanan pangan nasional, khususnya di Kabupaten Sidrap yang dikenal sebagai salah satu lumbung padi utama di Sulawesi Selatan.
Berdasarkan pantauan di lapangan, aktivitas di Gudang Lini III tampak padat. Sejumlah armada truk berkapasitas besar dikerahkan untuk mengangkut pasokan pupuk Phonska dan Petroorganik, langsung dari gudang penyimpanan guna menjamin rantai pasok ke tingkat pengecer dan kelompok tani tidak terhambat.
Akselerasi distribusi ini juga mendapat pengawalan dan perhatian serius dari Pemerintah Daerah setempat.
Dalam pertemuan koordinasi yang dipimpin Bupati Sidrap dan dihadiri oleh pihak PT Pupuk Indonesia, Dinas Pertanian, serta jajaran terkait, dibahas kesiapan pemenuhan target capaian serta pemetaan kebutuhan riil petani di lapangan.

Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, memberikan apresiasi tinggi atas respons cepat yang ditunjukkan oleh PT Pupuk Indonesia dalam menyambut musim tanam kali ini.
”Kita bersyukur atas target capaian tahun 2025 yang disampaikan oleh Pupuk Indonesia. Untuk itu, memasuki Musim Tanam II tahun 2026 ini, gerak cepat ini sangat penting agar tidak ada kelangkaan di tingkat petani,” terang Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif
“Sinergi ini harus terus dijaga demi menjaga produktivitas pertanian kita dan mencapai target ketahanan pangan yang berkelanjutan di Kabupaten Sidrap,” papar Syaharuddin Alrif, Sabtu (23/5/2026).
Kelancaran distribusi pupuk subsidi jenis NPK Phonska dan pupuk organik Petroorganik ini, diharapkan mampu mendongkrak hasil panen para petani secara optimal.
Dengan ketersediaan pupuk yang tepat waktu, tepat jumlah, dan tepat sasaran, kekhawatiran petani menghadapi fase tanam kedua tahun ini dapat diminimalisasi.
Pihak distributor dan pengawas lapangan dari PT Pupuk Indonesia juga menegaskan, akan terus memantau pergerakan stok di Gudang Lini III secara berkala agar penyalurannya berjalan transparan, aman, dan tanpa kendala teknis yang berarti. (*)
Comment