MENITNEWS.COM, JAKARTA – Tim nasional Prancis sukses menutup rangkaian laga persahabatan prapiala dunia mereka dengan hasil positif. Menghadapi Irlandia Utara, skuad asuhan Didier Deschamps memetik kemenangan meyakinkan 3-1 berkat performa magis bintang baru mereka, Michael Olise, yang memborong seluruh gol kemenangan.
Meski skor akhir menunjukkan keunggulan yang nyaman, jalannya laga tidak sepenuhnya mudah bagi Les Bleus. Bertanding di hadapan pendukung sendiri, Prancis sempat dibuat frustrasi oleh kedisiplinan lini pertahanan Irlandia Utara yang tampil solid dan menyulitkan tuan rumah selama 40 menit pertama.
Frustrasi Babak Pertama dan Ledakan Michael Olise
Prancis turun dengan kekuatan yang hampir penuh di lini depan. Didier Deschamps langsung memasang kuartet mautnya: Kylian Mbappé, Desiré Doué, Ousmane Dembélé, dan Michael Olise sejak menit awal.
Namun, sepanjang paruh pertama, kreativitas serangan Prancis seolah membentur dinding tebal. Sebaliknya, Irlandia Utara beberapa kali mencuri peluang lewat serangan balik cepat, bahkan nyaris mencetak gol pembuka pada menit ke-40 melalui skema permainan kolektif yang cerdik.
Kebuntuan baru pecah menjelang turun minum:
-
Menit 45 (Gol Pertama): Berawal dari kemelut di depan gawang, sebuah bola pantulan jatuh tepat di kaki Michael Olise. Tanpa ampun, penyerang sayap Bayern Munich tersebut melepaskan tendangan keras dari jarak lima yard yang merobek jala gawang tim tamu. 1-0 untuk Prancis.
-
Menit 48 (Gol Kedua): Memasuki babak kedua, Prancis langsung menggebrak. Olise kembali menunjukkan insting predatornya dengan memanfaatkan bola liar di dalam kotak penalti, lalu melepaskan tembakan mendatar yang gagal dihalau oleh penjaga gawang Irlandia Utara.
Perlawanan Irlandia Utara dan Pengunci Kemenangan
Irlandia Utara sempat membuka asa untuk bangkit setelah memperkecil ketertinggalan melalui proses gol yang agak berantakan. Gelandang mereka, Shea Charles, berhasil lolos dari kawalan ketat Dayot Upamecano dan mengirimkan umpan matang kepada Patrick Kelly, yang dengan mudah menceploskan bola dari jarak dekat dua yard.
Namun, perbedaan kualitas kedua tim akhirnya berbicara di sisa waktu pertandingan. Prancis kembali memegang kendali penuh, dan Michael Olise melengkapi malam indahnya dengan mencetak gol ketiga yang sangat estetik sekaligus mengunci kemenangan Les Bleus menjadi 3-1.
Kemenangan ini menjadi modal krusial bagi Prancis sebelum mereka bertolak menuju Amerika Serikat untuk mengarungi turnamen piala dunia.
Rapor Performa Pemain Prancis (Player Ratings)
Berikut adalah evaluasi performa individu para pemain Prancis dalam laga uji coba terakhir mereka:
Kiper & Lini Pertahanan
| Pemain | Rating | Catatan Performa |
| Mike Maignan | 6/10 | Tampil solid di bawah mistar. Tidak bisa berbuat banyak untuk mencegah gol lawan yang terjadi dari jarak dekat. |
| Theo Hernandez | 5/10 | Berhasil menciptakan dua peluang ofensif, namun penampilannya di lini belakang agak goyah dan sering kedodoran. |
| William Saliba | 6/10 | Tampil rapi dan tenang selama 45 menit pertama dalam laga comeback-nya setelah musim yang panjang bersama Arsenal. |
| Dayot Upamecano | 7/10 | Bermain penuh selama 90 menit dan menjadi pemain dengan sentuhan bola terbanyak. Sedikit kurang beruntung pada proses gol lawan, namun performanya malam ini mengunci posisi starter. |
| Jules Kounde | 6/10 | Bermain kokoh dalam bertahan selama satu jam laga berjalan, namun akurasi operannya saat membangun serangan masih perlu diperbaiki. |
Lini Tengah
| Pemain | Rating | Catatan Performa |
| Adrien Rabiot | 6/10 | Tidak terlalu mencolok secara visual, namun bekerja sangat keras memotong aliran bola lawan di lini tengah seperti peran klasiknya. |
| Aurélien Tchouaméni | 8/10 | Tampil mengesankan sebagai motor serangan dan jangkar pertahanan. Ia memimpin tim dalam aspek kontribusi defensif sekaligus kreasi peluang. |
| Michael Olise | 9/10 | Man of the Match. Bergerak bebas ke segala arah, mencetak hat-trick, dan menjadi pemain paling berbahaya di lapangan. Perannya malam ini bahkan jauh lebih menentukan ketimbang Mbappé. |
Lini Serang
| Pemain | Rating | Catatan Performa |
| Ousmane Dembélé | 6/10 | Agak kesulitan menembus sayap kiri lawan. Menghabiskan lebih banyak energi untuk membantu pertahanan karena ruangnya kerap tertutup oleh pergerakan Mbappé. |
| Kylian Mbappé | 7/10 | Menunjukkan kecepatan ikoniknya lewat beberapa aksi dribel mematikan dan penempatan posisi yang cerdas. Melakukan segalanya dengan benar, hanya kurang beruntung karena gagal mencetak gol. |
| Desiré Doué | 6/10 | Berhasil menciptakan tiga peluang matang bagi tim, namun sering kali gagal saat harus berhadapan satu lawan satu dengan bek sayap lawan. |
Pemain Cadangan & Pelatih
-
Malo Gusto (7/10): Masuk di babak kedua dan memberikan dampak instan dengan mencatatkan satu assist. Penampilan yang jauh lebih baik dibanding laga pekan lalu.
-
Max Lacroix (6/10): Bermain selama 45 menit di babak kedua dengan performa yang cukup rapi di lini belakang.
-
Lucas Digne (6/10): Masuk menggantikan Hernandez dan memberikan stabilitas yang dibutuhkan di posisi bek sayap kiri.
-
Rayan Cherki (6/10): Menunjukkan beberapa visi bermain yang bagus, namun chemistry dan duetnya bersama Olise di sisa laga masih terlihat canggung.
-
Kouadio Koné (5/10): Penampilan standar yang cukup baik di sisa babak kedua. Mencatatkan akurasi operan terukur 100%.
-
N’Golo Kanté (5/10): Masuk sebagai pemain pengganti di menit-menit akhir, tidak memiliki waktu yang cukup untuk memberikan kontribusi masif.
-
Maghnes Akliouche (N/A): Masuk terlambat menjelang peluit panjang, tidak ada waktu untuk memberikan dampak pada permainan.
Analisis Taktik Didier Deschamps (7/10):
Secara keseluruhan, Deschamps berhasil membuat eksperimen taktiknya berjalan lancar. Di luar catatan minor akibat kebobolan satu gol, sang pelatih tidak memiliki banyak hal untuk dikeluhkan. Kombinasi pemain senior dan talenta muda yang ia turunkan menunjukkan bahwa Prancis sudah sangat siap untuk melangkah jauh di turnamen musim panas ini. (*)
Comment