Ini Penyebab Sepeda Motor Boros BBM dan Tips Mengatasinya

MENITNEWS.COM, MAKASSAR — Sepeda motor merupakan alat transportasi yang sangat praktis dan efisien. Namun, seringkali pengendara menghadapi masalah dengan sepeda motor yang boros bahan bakar.

Hal ini tentu saja dapat menguras kantong, apalagi jika sepeda motor sering digunakan untuk perjalanan jauh atau dalam aktivitas sehari-hari yang intens. Kondisi boros bahan bakar ini tentu menurunkan pengalaman berkendara.

Bahkan, bisa menambah pengeluaran. Padahal, banyak faktor yang sering diabaikan dan justru menjadi penyebab utama masalah tersebut.

Untuk itu, penting bagi setiap pengendara memahami apa saja yang dapat membuat konsumsi bahan bakar motor menjadi tidak efisien. Dengan mengetahui penyebabnya, Anda dapat melakukan langkah pencegahan atau perbaikan agar motor kembali irit dan nyaman digunakan.

Filter Udara Kotor: Menghambat Proses Pembakaran

Filter udara berfungsi menyaring kotoran yang masuk ke mesin. Ketika filter udara kotor akibat debu, minyak, atau kotoran lainnya, aliran udara menuju ruang bakar menjadi terganggu.

Hal ini menyebabkan campuran udara dan bahan bakar tidak ideal, sehingga pembakaran tidak berjalan sempurna. Dampaknya, bahan bakar terbuang sia-sia meski motor tetap berjalan.

Solusinya adalah membersihkan filter udara secara berkala, atau menggantinya setiap 10.000 km sesuai rekomendasi pabrik. Kebiasaan ini dapat menjaga efisiensi bahan bakar dan performa motor.

Tekanan Angin Ban Kurang: Motor Jadi Berat

Tekanan angin ban yang kurang tidak hanya memengaruhi kenyamanan berkendara, tetapi juga efisiensi bahan bakar. Ban dengan tekanan kurang menyebabkan permukaan yang bersentuhan dengan jalan lebih luas, sehingga laju motor menjadi lebih berat.

Kondisi ini memaksa mesin bekerja lebih keras untuk mempertahankan kecepatan, yang akhirnya meningkatkan konsumsi bensin. Pastikan tekanan angin ban selalu sesuai rekomendasi pabrik, dan periksa secara rutin, terutama sebelum perjalanan jauh.

Busi Lemah: Proses Pembakaran Tidak Optimal

Busi yang melemah menjadi salah satu penyebab utama motor boros bahan bakar. Percikan api yang dihasilkan busi akan memengaruhi proses pembakaran bahan bakar di ruang mesin.

Ketika busi kotor atau aus, pembakaran menjadi tidak sempurna. Solusinya adalah melakukan pengecekan busi secara berkala. Jika ditemukan busi yang kotor, bersihkan dengan hati-hati. Namun, jika sudah terlalu aus, segera ganti dengan busi baru sesuai spesifikasi motor Anda.

Rantai Kendur atau Belt CVT Aus: Menghambat Performa Motor

Rantai motor yang kendur atau belt CVT yang retak sering kali menjadi penyebab tidak langsung borosnya bahan bakar. Ketika rantai kendur, energi dari mesin tidak sepenuhnya disalurkan ke roda, sehingga tenaga motor terasa berat. Melansir Otosia, untuk mengatasi masalah ini, pastikan rantai motor selalu dalam kondisi kencang tetapi tidak terlalu tegang.

Untuk motor matic, periksa belt CVT secara berkala, terutama jika sudah melewati batas usia pakai.

Gaya Berkendara yang Buruk: Konsumsi Bensin Berlebih

Cara berkendara juga memengaruhi efisiensi bahan bakar. Akselerasi mendadak, sering menggeber gas, atau kebiasaan rem-menggas tanpa alasan hanya akan meningkatkan konsumsi bensin tanpa memberikan manfaat berarti.

Cobalah untuk mengadopsi gaya berkendara yang lebih tenang dan konsisten. Hindari kebiasaan memacu motor di kecepatan tinggi tanpa alasan penting. Gaya berkendara yang baik tidak hanya menghemat bahan bakar tetapi juga membuat komponen motor lebih awet. (*)

Comment