MENITNEWS.COM, MAKASSAR — Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), menggelar kegiatan strategis dalam rangka memperingati Hari AIDS Sedunia tahun 2025.
Kegiatan ini mengambil tema “Remaja Peduli, Remaja Beraksi: Bersama Akhiri AIDS” yang dilaksanakan melalui Zoom Meeting dan diikuti oleh Penyuluh KB, Forum GenRe Sulsel, serta Pengurus PIK-R dari 24 Kabupaten/Kota se-Sulsel.
Fokus Pencegahan HIV/AIDS Pada Usia Produktif
Kepala Perwakilan (Kaper) Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan, Shodiqin, SH., MM, dalam sambutan dan arahannya menekankan pentingnya peran bersama dalam edukasi dan pencegahan HIV. Data menunjukkan bahwa sebagian besar kasus baru HIV ditemukan pada kelompok usia produktif, termasuk remaja.
Shodiqin berharap, kegiatan ini menjadi wadah untuk menumbuhkan semangat kolaborasi dan memperkuat komitmen seluruh pihak dalam mewujudkan Generasi Hebat, Sehat, dan Bebas HIV/AIDS di Sulawesi Selatan.
“Data menunjukkan bahwa sebagian besar kasus baru HIV ditemukan pada kelompok usia produktif, termasuk remaja. Hal ini menuntut kita semua termasuk pemerintah, lembaga masyarakat, tenaga kesehatan, dan keluarga untuk bersatu dalam edukasi dan pencegahan,” ungkap Shodiqin.
Peringatan ini juga menghadirkan narasumber yang berfokus pada peran remaja, yaitu: Aminullah Thalib, (Koordinator Pendukung Sebaya), dan A. Ary Prathama (Pendukung Sebaya).
Materi yang disajikan mencakup informasi penting tentang penularan Virus HIV, yang antara lain disebabkan oleh hubungan seksual yang tidak aman, transfusi darah, penggunaan jarum suntik bersama, dan dari ibu ke anak (ASI).

Program Bangga Kencana Meluas: Tak Hanya Pengendalian Kelahiran
Kegiatan diawali dengan sambutan dari Ketua Tim Kerja IMP dan Kehumasan, Hj. Sitti Sulfiani, S.Sos, M.Si. Ia menyampaikan bahwa Program Bangga Kencana, saat ini tidak hanya berfokus pada pengendalian kelahiran, tetapi juga mencakup aspek yang lebih luas, seperti:
Pembangunan ketahanan keluarga,Pembinaan remaja, Pencegahan stunting, serta Penguatan peran keluarga dalam pendidikan karakter dan perlindungan anak.
“Melalui perluasan fokus ini, Kemendukbangga/BKKBN Sulsel, berupaya menciptakan keluarga yang berkualitas dan generasi muda yang sehat, produktif, dan terhindar dari risiko kesehatan, termasuk HIV/AIDS,” jelas Sitti Sulfiani. (*)
Comment