MENITNEWS.COM, MAKASSAR — Camat Bontoala, Andi Akhmad Muhajir Arif, S.STP., M.E-Gov, mengeluarkan imbauan serius kepada seluruh warga di wilayahnya, untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul peringatan dini cuaca ekstrem yang melanda Kota Makassar dan sekitarnya.
Peringatan ini disampaikan sebagai langkah mitigasi dan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan angin kencang yang akhir-akhir ini mulai melanda.
Imbauan ini sejalan dengan rilis prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar, yang memprediksi intensitas hujan tinggi, disertai angin kencang, terutama pada sore hingga malam hari dalam periode waktu ini. Kondisi diperkirakan akan berlangsung hingga awal tahun depan.
Camat Andi Akhmad Muhajir menegaskan pentingnya kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat, dalam menjaga lingkungan sekitar untuk meminimalisir dampak cuaca ekstrem.
Warga diminta untuk segera secara rutin membersihkan selokan, parit, dan saluran air di sekitar rumah dari sampah atau sumbatan lain.
“Pastikan aliran air lancar. Sumbatan kecil bisa jadi pemicu banjir di musim hujan,” ujar Camat Muhajir, Senin (17/11/2025).
Muhajir juga mengimbau masyarakat yang tinggal di dekat pohon besar, atau memiliki benda-benda yang rentan tertiup angin (seperti baliho atau atap yang rapuh), diminta untuk melakukan pengamanan atau pemangkasan preventif.
Pihak Kecamatan dan Kelurahan, kata dia, juga telah diinstruksikan untuk meningkatkan kesiapsiagaan, termasuk mempersiapkan titik-titik evakuasi dan berkoordinasi dengan Tim Reaksi Cepat (TRC) setempat.
”Kami mengimbau seluruh Warga Bontoala untuk tidak panik, namun tetap waspada dan siaga. Utamakan keselamatan diri dan keluarga. Segera laporkan kepada pihak Kelurahan atau Kecamatan jika terjadi bencana atau insiden yang memerlukan penanganan cepat,” tutup Andi Akhmad Muhajir.
Warga di wilayah rawan banjir seperti beberapa Kelurahan di Wilayah Kecamatan Bontoala, diminta untuk memantau informasi resmi cuaca dari BMKG dan mengikuti instruksi dari Aparat Pemerintah setempat. (*)
Comment