MENITNEWS.COM, MAKASSAR — Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Makassar, Achi Soleman, S.STP., M.Si, menekankan pentingnya kolaborasi antara Sekolah, Keluarga, Komunitas, dan Pemangku Kepentingan dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan inklusif bagi anak.
Penegasan ini disampaikan dalam kegiatan “Ngobrol Publik #2 – Belajaraya Makassar” dengan tema “Menumbuhkan Ruang Aman Pendidikan Lewat Kolaborasi Pendidikan dan Komunitas”.
Acara yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kota Makassar ini, berlangsung di Aula 19 Benteng Rotterdam, baru-baru ini.
Dalam pemaparannya sebagai narasumber, Achi Soleman menegaskan beberapa poin penting:
Ruang belajar yang aman bukan hanya soal fasilitas fisik, tetapi juga mengenai ekosistem yang melibatkan keluarga, sekolah, komunitas, dan masyarakat.
Kolaborasi adalah kunci utama. Pendidikan yang kuat harus lahir dari semangat gotong royong berbagai pihak, terutama komunitas yang dekat dengan realitas sosial anak.
Achi Soleman menyatakan, komitmen Dinas Pendidikan Kota Makassar sangat kuat, untuk memastikan setiap anak berhak merasa dihargai, didengar, dan dilindungi dalam setiap program, gerakan, dan kemitraan yang dijalankan.
“Kegiatan ini menjadi momentum bagi semua pihak untuk memastikan bahwa Kota Makassar tidak hanya membangun sekolah yang maju, tetapi juga mewujudkan lingkungan belajar yang ramah, inklusif, dan aman bagi semua anak,” paparnya.
Selain Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, acara ini juga menghadirkan narasumber lain yakni, Wummiyah P, Kasimlas Agsita, dan Andi Nur Fitriah. (*)
Comment