MENITNEWS.COM, MAKASSAR — Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar, menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp2,3 Triliun pada tahun 2026 mendatang, sebagai bagian dari strategi peningkatan pendapatan daerah.
Kepala Bapenda Makassar, Andi Asminullah, menegaskan bahwa seluruh langkah strategis diarahkan untuk mengejar target PAD tersebut.
“Yang jelas, Bapenda Makassar Targetkan PAD Rp2,3 Triliun di 2026 dan ini harus kami capai. Semua langkah yang kami lakukan fokus pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah,” ujar Asminullah, pada Kamis, 4 November 2025.
Untuk mencapai target, Bapenda Makassar mengutamakan ekstensifikasi pajak melalui pendataan akurat dan pengawasan menyeluruh terhadap seluruh objek pajak.
“Kami akan memperketat pengawasan agar pembayaran pajak lebih tertib dan sesuai aturan,” katanya.
Hingga akhir November 2025 lalu, capaian PAD Kota Makassar telah berada di angka 83–84 persen. Asminullah optimistis capaian tersebut dapat meningkat menjadi 91–92 persen, bahkan berpotensi menembus 100 persen pada akhir tahun ini.
Sekadar tahu, pada sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), capaian sudah mencapai 97–98 persen.
“Saya yakin akhir tahun bisa 100 persen,” tegasnya.
Terkait retribusi, Bapenda Makassar tetap berperan sebagai koordinator pendapatan, meski tidak seluruh objek berada dalam kewenangannya.
“Beberapa retribusi seperti di tata ruang sudah mencapai 100 persen. Kami tetap memantau capaian dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengelola,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya menggali potensi baru sebagai sumber PAD tambahan.
“Restoran itu kan buka tutup, pasti ada yang baru. Begitu juga sektor hiburan, tempat olahraga Padel, dan lainnya. Semua akan kami kejar,” tutupnya. (*)
Comment