MENITNEWS.COM, MAKASSAR — Ketua DPD II Partai Golkar Luwu Utara (Lutra), Indah Putri Indriani, memberi respons terkait sosok ideal yang memimpin DPD I jelang Musda Golkar Sulsel Januari 2026 ini.
Ia bilang, pihaknya melakukan komunikasi dengan beberapa kandidat ketua yang belakangan namanya muncul di media. Hanya saja, ada beberapa yang cukup intens berkomunikasi.
Mantan Bupati Lutra ini mengaku awalnya berkomunikasi intens dengan Taufan Pawe atau TP, juga Munafri Arifuddin atau Appi. Namun pasca mundurnya TP, pihaknya sering berkomunikasi dengan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi.
“Kalau saya sih dari DPD II Luwu Utara yang komunikasinya memang masih aktif sampai sekarang setelah Pak TP ya itu memang hanya Pak Appi ya,” beber Indah, pada Selasa, 6 Januari 2026.
Mantan Bupati Lutra dua periode itu menjelaskan, pendekatannya dalam memilih calon ketua ialah yang penting pasca Musda-nya. Soalnya, ia garisbawahi bahwa itu yang penting lantaran akan konsolidasi ke DPD II.
“Konsolidasi ke internal, persiapan ke 2029. Apalagi kan ada target dari Ketum agar Golkar kembali memimpin di Sulsel. Target itu kan tidak mudah. Tentu konsolidasi ke dalam. Jadi saya sih sampaikan ke internal kami dan itu menjadi kesepakatan bersama di Golkar Lutra,” jelasnya.
Dalam pandangannya ada beberapa kriteria yang dinilai cocok menjadi Pimpinan DPD I Golkar Sulsel. Pertama timnya mendahulukan dari internal agar konsolidasinya jauh lebih mudah dan lebih cepat.
Kedua, lanjut dia, idealnya yang memiliki sumber daya. Dalam tanda kutip, sebut Indah, sumber daya itu sedikit banyak pasti berpengaruh juga bagaimana pengkonsolidasian internal, komunikasi politik. Di samping lantaran Sulsel ini luas dengan banyak Dapil Kabupaten dan Provinsi.
“Jadi itu kriterianya kalau dari kami. Nah, di internal itu ada, ada beberapa yang sementara memang ya. Seperti Pak Appi kalau menurut kami perkembangannya,” sebutnya.
Apalagi dalam pandangannya, Appi merupakan Ketua DPD II Makassar aktif sampai hari ini. Kemudian secara pencapaian, selama di Partai, termasuk juga yang meningkat jumlah kursinya di Kota Makassar.
Pula sebagai Wali Kota yang bertempat di Ibu Kota Makassar, yang mana memudahkan untuk pergerakan. “Memang sampai sekarang aktif komunikasi dengan DPD II Luwu utara ya beliau,” ulang Indah.
Termasuk, tekan Indah, ialah menunggu instruksi dari Pusat seperti apa dengan harapan tidak terlalu lama memutuskan.
“Jadi memang sudah mengerucut (secara internal). Karena prinsipnya tadi. Ya, dan kita berharap tidak ada lagi faksi. Kalau pun ada semoga tidak terlalu tajam karena hanya akan menghabiskan energi kader,” tutupnya.
Meski begitu, sejauh ini DPD II Partai Golkar Lutra belum bersikap mendukung salah satu kandidat. Lutra bersama empat DPD II lainnya yakni, DPD II Golkar Bone, DPD II Golkar Barru, dan DPD II Golkar Parepare.
Sementara yang sudah menyatakan dukungan ke Munafri alias Appi, sebanyak 19 DPD II masing-masing: Ketua DPD II Golkar Makassar, Munafri Arifuddin, Ketua DPD II Golkar Gowa, Ambas Syam, Ketua DPD II Golkar Takalar, Zulkarnain Arif, dan Ketua DPD II Golkar Jeneponto, Ikhsan Iskandar.
Kemudian Ketua Golkar Bantaeng, Liestiaty Fachrudin, Ketua DPD II Golkar Bulukumba, Nirwan Arifuddin, Ketua DPD II Golkar Soppeng, Andi Kaswadi Razak,
Ketua DPD II Golkar Tana Toraja, Victor Datuan Batara, dan Ketua DPD II Golkar Palopo, Rahmat Masri Bandaso,
Selanjutnya Ketua DPD II Golkar Pangkep, Andi Ilham Zainuddin, Ketua DPD II Golkar Maros, Suhartina Bohari,
Ketua DPD II Golkar Wajo, Baso Rahmanuddin, Ketua DPD II Golkar Sidrap, Zulkifli Zain, Ketua DPD II Golkar Toraja Utara, Yohanis Bassang, Ketua DPD II Golkar Sinjai, Andi Kartini Ottong, Ketua DPD II Golkar Enrekang, Muh Irpan, Ketua DPD II Golkar Selayar, Muh Basli Ali, Ketua DPD II Golkar Lutim, Aripin, dan Ketua DPD II Golkar Luwu, Patahuddin.
Jika Lutra ikut bergabung, maka total sudah 20 DPD II yang mendukung Appi memimpin DPD I Partai Golkar Sulsel. (*)
Comment