MENITNEWS.COM, MAKASSAR — Pelayanan kesehatan yang cepat dan tanggap, kembali ditunjukkan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar.
Melalui inovasi layanan LONTARA+, Tim Medis Dinkes bergerak cepat menindaklanjuti laporan warga terkait kondisi darurat seorang Pasien Lansia, yang mengalami kendala medis di kediamannya, Kecamatan Panakkukang.
Kronologi Aduan: “Ibu Saya Tidak Bisa Makan”
Berita ini bermula dari sebuah aduan mendesak dengan nomor tiket #4881. Seorang warga melaporkan bahwa selang sonde (selang makan) milik ibunya terlepas.
Kondisi ini membuat sang ibu tidak bisa masuk asupan makanan maupun obat-obatan sejak jam sarapan pagi.
”Urgent minta tolong homecare… Mohon bantuannya secepatnya,” tulis pelapor dalam pesan aduannya yang penuh kekhawatiran.
Respon Cepat di Lapangan
Tak butuh waktu lama bagi Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar untuk merespons. Di bawah arahan Kepala Dinas Kesehatan, dr. Nur Saidah Sirajuddin, M.Kes, Tim Tenaga Medis langsung diterjunkan menuju lokasi pada pukul 11.36 WITA.
Dalam dokumentasi yang dibagikan di Akun Media Sosial Resmi Dinkes Makassar, terlihat Tim Medis yang mengenakan rompi merah khas layanan homecare, sedang melakukan penanganan langsung di tempat tidur pasien.
Dengan penuh ketelatenan, petugas Dinkes Makassar, memasang kembali selang sonde tersebut guna memastikan nutrisi dan pengobatan pasien tidak terputus.
Komitmen Layanan Tanpa Jeda
Kepala Dinas Kesehatan Makassar, dr. Nur Saidah menegaskan bahwa, setiap laporan yang masuk melalui program Aduan LONTARA+ akan selalu menjadi prioritas untuk ditangani secara cepat dan terarah.
”Ini adalah bentuk wujud komitmen kami dalam memberikan layanan terbaik bagi masyarakat Kota Makassar. Kami ingin memastikan tidak ada warga yang merasa sendirian saat menghadapi kendala kesehatan, terutama dalam kondisi darurat di rumah,” ujar dr. Nur Saidah.
Kini, tugas Dinkes Makassar tersebut telah dinyatakan selesai. Aksi nyata ini menuai apresiasi dari warga sebagai bukti bahwa Pemerintah Kota hadir langsung di tengah-tengah masyarakat, untuk memberikan solusi medis yang inklusif dan responsif. (*)
Comment